11 ASN Kudus yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 Diisolasi ke Donohudan

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kudus yang terkonfirmasi positif Covid-19 diisolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Senin (7/6/2021). Sebelas ASN yang dipindahkan itu, juga ditemani oleh keluarganya yang juga terkonfirmasi positif covid tanpa gejala.

“Pagi ini kita berangkatkan ASN berikut keluarganya yang terpapar Covid-19. Jumlahnya 23 orang, laki-laki 14 orang dan 9 orang perempuan. Semuanya akan diisolasi tersentral di Donohudan Boyolali,” terang Plh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Mas’ut, Senin (7/6/2021).

Baca juga : ASN Kudus yang Isolasi Mandiri akan Dikarantina ke Donohudan

-Advertisement-

Sementara bagi ASN yang tidak ikut dipindahkan, kata Mas’ut, dalam perkembangannya saat isolasi mandiri ada yang sudah negatif. Dan juga diketahui masa isolasi mereka sudah hampir selesai.

Keberangkatan pasien Covid-19 yang isolasi mandiri ini, katanya, merupakan arahan dari Kapolri dan Panglima TNI yang sebelumnya datang ke Kudus. Hal ini dipilih, sebab, dari hasil pantauan dari Satgas Covid-19, banyak yang isolasi mandiri, namun tidak meenerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Ini adalah hasil rapat dengan Panglima TNI dan Kapolri, bahwa semua yang isolasi mandiri yang jangka waktunya masih lama, secara persuasif diminta dipindahkan ke Donohudan. Sebab, dari hasil pantauan yang isolasi mandiri, protokol kesehatannya tidak dilakukan dengan ketat, ” jelas Mas’ut.

Di hari sebelumnya, Mas’ut mengatakan, bahwa sudah ada 69 orang yang sebelumnya melakukan isolasi mandiri dan telah dipindahkan ke Donohudan. Lalu untuk jumlah ASN yang akan diberangkatkan selanjutnya, Mas’ut belum bisa memberikan penjelasan, sebab secara keseluruhan belum dihitung kembali.

Baca juga : 70 Orang dari Kudus Sudah Diisolasi Terpusat di Donohudan

Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo menjelaskan, bahwa di Asrama Haji Donohudan Boyolali diyakini telah memiliki standar opersional yang memadai. Didukung dengan fasilitas lengkap, dokter spesialis, dokter umum, perawat, makanan, dan semua fasilitas lainnya yang mencukupi.

“Lebih baik diisolasi di sana (Donohudan). Di sana lebih baik dan sudah dikondisikan semua. Target di sana masih ada sisa tempat tidur sekitar 700. Kalau nanti masih kurang, Semarang juga akan menyediakan,” kata Hartopo.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER