BETANEWS.ID, KUDUS – Tim Jelajah Kopi Nusantara yang beranggotakan para jurnalis dan penulis menyambangi Kabupaten Kudus, Sabtu (27/3/2021). Kedatangan mereka ke Pijar Park, Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus salah satunya ingin menggali potensi Kopi Muria.
Ketua Tim Jelajah Kopi Nusantara Ahmad Bahar mengungkapkan, salah satu tujuannya singgah di Kudus adalah ingin memasukkan Kopi Kudus ke dalam Ensiklopedi Kopi Indonesia.

“Output dari kegiatan kami ini ada tiga nantinya. Yang pertama berita harian, kedua konten Youtube, dan terakhir akan kami buat Ensiklopedi Kopi Nusantara. Salah satunya kopi khas dari Kudus,” jelasnya.
Baca juga: Tak Pernah Promosi tapi Selalu Ramai, Rahasia Pondok Kopi Ada di Tempatnya
Bahar menambahkan, kegiatan ini sudah dimulai sejak 1 Maret lalu. Untuk etape pertama, pihaknya menargetkan menjelajah 21 kabupaten/kota di Pulau Jawa. Mulai dari Bandung, Sumedang, Ciamis, Salatiga, Kudus, dan nantinya akan ke Solo.
“Setelah dari Kudus, nanti akan ke Solo. Jelajah Kopi Nusantara ini berusaha untuk mencover semua kopi khas yang ada di Indonesia,” katanya.
Bukan hanya mencicipi cita rasa kopi khas masing-masing daerah, Jelajah Kopi Nusantara juga ingin mengetahui bagaimana tradisi ngopi di setiap daerah.
“Yang ingin kita dapatkan bukan hanya kebun kopi, tapi tradisi ngopi di daerah itu bagaimana,” lanjut Bahar.
Kegiatan ini pula, kata Bahar, adalah salah satu upaya membantu pemerintah dalam mengembangkan indutri kopi di Indonesia. Bahkan kopi diharapkan bisa menjadi industri rakyat dan membantu perekonomian rakyat.
Maka dari itu, ia berharap kepada Pemeritah Kabupaten Kudus bisa ikut membantu meningkatkan industri kopi di Kota Kretek. Mengingat, Kopi Kudus memiliki cita rasa khusus dan bisa lebih dikenalkan ke seluruh dunia.
“Tapi semuanya tergantung para pelaku sendiri, bagaimanapun peran pemerintah juga terbatas. Jadi sekarang yang lebih penting, kawan-kawan berkreasi. Punya kemauan kuat untuk membangkitkan industri kopi di Kudus,” pungkasnya.
Baca juga: Kopi Tulenia Khas Muria Rambah Pasar Mancanegara
Di sisi lain, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Darma yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih atas kedatangan Tim Jelajah Kopi Nusantara. Pihaknya berharap, kedatangan mereka itu bisa lebih mengenalkan Kopi Kudus ke orang banyak.
“Saya berharap kopi di sini (Kudus) bisa berkembang dan dikelola dengan baik. Sehingga, masyarakat bisa tahu, ini lho kopi khas Kudus,” harap Kapolres.
Pihaknya juga berharap, dengan kedatangan tim dari Jakarta ini, bisa mendongkrak popularitas kopi khas kota Kretek. Terlebih bagi mereka para pecinta dan penikmat kopi di tanah air.
“Dengan acara ini juga memperkenalkan kopi kepada masyarakat, bahwa Kudus punya kopi yang potensial. Sehingga bisa dinikmati dan mendapat tempat khusus bagi pecinta dan penikmat kopi nusantara,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

