Banyak Petani Gagal Panen, Harga Cabai di Semarang Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram

BETANEWS.ID, SEMARANG – Curan hujan tinggi membuat beberapa petani cabai gagal panen. Hal itu membuat harga cabai di sejumlah pasar di Kota Semarang meroket hingga Rp 100 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur menjelaskan, jika naiknya harga cabai disebabkan curah hujan yang tinggi selama bulan Febuari.

Menurutnya, curah hujan tinggi berdampak pada jumlah cabai yang dipanen oleh petani. Berdasarkan informasi yang dia terima, tak sedikit petani cabai yang gagal panen karena curah hujan tinggi.

-Advertisement-

Baca juga : Sehari Jelang Jateng di Rumah Saja, Harga Cabai di Pasar Bitingan Melonjak Rp 80 Ribu Sekilo

“Karena curah hujan tinggi, banyak petani yang gagal panen. Cabai kan rentan terhadap hujan,” jelasnya, Senin (01/03/2021).

Pedagang Pasar Krapyak, Sukiyah mengatakan, jika harga cabai di Pasar Krapyak sudah naik beberapa minggu yang lalu. Hal itu membuat cabai yang dia jual harganya berubah-ubah.

“Sudah satu bulan ini, kalau saya hitung sekitar bulan Febuari harga cabai sudah tak stabil,” jelasnya.

Untuk kategori cabai yang harganya paling mahal, adalah cabai rawit setan. Untuk cabai tersebut, harganya mencapai Rp 90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram. Disusul harga cabai merah keriting yang harganya sekitar Rp 55 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram.

Tak stabilnya harga cabai membuat pelanggan yang membeli cabai di tempatnya menurun. “Karena tak stabil, akhirnya para pelanggan pada bingung kan,” ujarnya.

Menaikkan harga cabai, terpaksa dia lakukan, lantaran ketika membeli cabai dari petani harganya sudah naik. Perihal alasan para petani menaikkan harga cabai, dia tak tau pasti.

“Saya tak tau pasti kenapa cabai dari petani pada naik harganya. Katanya karena banyak yang gagal panen. Tapi saya tak tau pasti, itu hanya kira-kira,” imbuhnya.

Baca juga : Harga Cabai Remuk Hanya Rp 8 Ribu Sekilo, Petani Curhat Butuh Akses Modal

Sementara itu, Pedagang Pasar Simongan, Pijianto mengatakan hal yang sama. Meski kenaikan harga cabai tak setinggi di Pasar Krapyak, harga cabai di Pasar Simongan membuat pelanggannya surut. “Kalau di sini harga cabai rawit setan mulai Rp 85 ribu hingga Rp 90 ribu,” ujarnya.

Untuk komoditas cabai merah keriting, harganya juga tak beda jauh dengan harga di Pasar Krapyak, yaitu sekitar Rp 55 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogramnya. “Karena cabai rawit setan mahal, pada memilih cabai merah keriting,” papanya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER