BETANEWS.ID, KUDUS – Polres Kudus menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di kios Pasar Kliwon yang terbakar, Rabu (17/2/2021). Dalam olah TKP selama kurang lebih dua jam itu, Tim Inafis Polres Kudus dibantu oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng.
Sampai saat ini, penyebab sebenarnya kebakaran yang menimpa Toko Zam-Zam itu belum bisa dipastikan, lantaran masih menunggu hasil uji laboratorium dan penyelidikan.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, informasi sementara yang didapatkannya dari pihak kepolisian adalah, penyebab kebakaran bukan karena arus pendek seperti yang disebutnya, Selasa (16/2/2021).
Baca juga: Pasar Kliwon Kebakaran, Jalan Jenderal Soedirman Macet
“Ini kondisi instalasi listrik semuanya bagus. Tadi malam dugaan sementara. Gudang tidak ditempati kok bisa kebakaran. Dugaan banyak orang ya karena hubungan arus pendek,” kata Hartopo
Dugaan sementara, lanjut Hartopo, mungkin ada unsur kesengajaan atau keteledoran dari pihak toko. Dari olah TKP yang dilakukan, pihak kepolisian telah membawa arang sisa kebakaran kios baju Zam Zam untuk diteliti lebih lanjut.
“Arang yang diambil dari sisa kebakaran nanti akan di uji laboratorium. Alasan kebakaran itu karena apa, apakah ada unsur campuran yang mempercepat pembakaran atau apa,“ jelas Hartopo.
Terpisah, Khusnul, karyawan Toko Zam-Zam yang menjadi orang terakhir di toko tersebut membeberkan, saat meninggalkan kios yang dijadikan gudang itu, lampu dalam gudang masih dalam keadaan menyala. Menurutnya, lampu itu memang sudah biasa dinyalakan.
“Lampu itu memang kadang menyala,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

