BETANEWS.ID, KUDUS – Plt BupatiKudus HM Hartopo meminta agar para mahasiswa di perguruan tinggi Kudus bisa membentuk Divisi Kebencanaan. Usulan ini dilontarkannya agar para mahasiswa itu tidak hanya pandai dalam hal lobi, tapi juga harus bisa terjun ke lapangan dan kerja nyata.
“Biar masyarakat tahu bahwa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bisa memberikan kontribusi. Baik pikiran maupun tenaga,” harap Hartopo usai menerima perwakilan BEM Universitas Muria Kudus (UMK) di Pendapa Kudus, Rabu (3/2/2021).
Hartopo pun menyambut baik dan mendukung upaya mahasiswa UMK itu yang ingin menggandeng semua stakeholder di Kudus untuk bekerjasama.
Baca juga: Dua Hari Warga Kudus di Rumah Saja, Hartopo Belum Sebut Jam Pemberlakuannya
“Pemda mensuport dan memberikan apresiasi bagi adik-adik ini yang memiliki keinginan luar biasa,” kata Hartopo.
Dalam pengamatan Hartopo, hingga saat ini pihaknya belum menemukan mahasiswa yang membentuk satgas Covid-19. Makanya, ia berharap agar mahasiswa Kudus bisa membuat satgas yang bisa memberikan sosialisasi tentang mekanisme penularan Covid-19. Paling tidak, lanjut Hartopo, untuk internal mahasiswa sendiri.
“Seperti ini divisi penanggulangan bencana diperlihatkan. Bisa memberikan kontribusi intern dan nyata,” pungkas Hartopo.
Baca juga: Stok Logistik untuk Korban Banjir di Kudus Mulai Menipis
Di sisi lain, Presiden BEM UMK, Muh Alvin Rizqiya (21) menyampaikan, maksud dan tujuannya melakukan audiensi dengan Pemkab Kudus adalah ingin bekerjasama dengan para stakeholder terutama Pemkab Kudus, untuk kegiatan dan kebijakan apapun.
“Kami juga ingin merangkul semua BEM di Kudus. Kalau sudah jadi satu suara, bisa dipecah-pecah divisinya. Mulai dari divisi sosial kemasyarakatan, divisi kepemudaan. Dan yang disarankan Plt tadi Divisi Kebencanaan,” terang mahasiswa semester 8 tersebut.
Editor: Ahmad Muhlisin

