31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Modal Bertani Porang Hanya Mahal di Awal Saja, Selanjutnya Sangat Murah

BETANEWS.ID, PATI – Komoditas tanaman porang beberapa bulan terakhir jadi perbincangan banyak orang. Harga jualnya yang tinggi, dianggap sebagai peluang para petani untuk meraup untung. Namun, modal untuk bertani porang tidaklah murah. Untuk menanam satu hektare porang dibutuhkan biaya setidaknya Rp 125 juta.

Ditemui di ladang tanaman porangnya, Harsono (37) petani porang asal Pati menuturkan, untuk bertani porang memang dibutuhkan modal yang cukup besar. Sebab, untuk lahan satu hektare membutuhkan biaya sampai Rp 100 juta. Namun menurutnya, sebenarnya modal besar menanam porang hanya di awalnya saja. Setelah itu terbilang sangat murah, apalagi jika punya lahan sendiri.

“Pengeluaran terbanyak bertani porang adalah bibitnya yang harganya bisa capai kisaran Rp 250 ribu sampai Rp 400 ribu per kilogram. Belum lagi kalau lahannya masih sewa. Namun, itu hanya di awal saja. Sebab selanjutnya kita bisa menghasilkan bibit sendiri dari tanaman porang yang ditanam,” ujar Harsono kepada Betanews.id, Jumat (15/1/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Kisah Sukses Harsono Bertani Porang yang Mampu Hasilkan Rp 800 Juta Tiap Panen

Pria yang tercatat sebagai warga Desa Ketanggan, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati itu menuturkan, keuntungan dari bertanam porang adalah bisa memanen dua bagian sekaligus, yaitu umbi dan bibit katak yang utmbuh di dahan.

Menurutnya, jika yang ditanam adalah bibit katak porang, biasanya dalam kurun waktu tujuh bulan belum bisa jadi umbi dengan bobot yang diinginkan. Namun, petani sudah bisa memanen bibit katak porang. Harga jualnya pun cukup tinggi, yakni di kisaran Rp 250 ribu sampai Rp 400 ribu per kilogram.

Dia menambahkan, pada kurun waktu tujuh bulan tanaman porang akan layu jadi harus dipanen semua antara umbi dan bibit katak porang. Dalam satu hektare, petani akan bisa memanen 1 ton bibit katak porang dan 30 ton umbi.

“Semuanya laku, terserah petaninya mau dijual yang mana. Diijual bibitnya atau umbinya tinggal mengkalikan saja, hasilnya pasti sudah dua kali lipat dari modal,” ungkapnya.

Baca juga: Penjelasan Lengkap Cara Sukses Bertani Porang, Perawatannya Ternyata Mudah

Kalau dia pribadi, lebih suka menanam kembali keduanya. Namun, tuturnya, untuk menghindari pembelian bibit yang mahal lebih baik jangan dijual semua tapi ada yang ditanam kembali. Sebab jika ada yang ditanam kembali, bibit katak porang pun akan tumbuh kembali di batang tanaman porang tersebut.

Menurutnya, setiap batang porang bisa tumbuh bibit katak empat sampai tujuh butir dan setiap umbi porang biasanya ada empat batang yang tumbuh secara bergantian.

“Intinya bertani porang itu hanya mahal di awal saja. Kalau dilanjutkan bisa dibilang murah. Sebab selanjutnya tidak perlu beli bibit lagi, hanya menyiapkan uang modal untuk perawatan saja yang relatif murah,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER