BETANEWS.ID, KUDUS – Kendaraan roda dua tempak berjejer di area parkir eks Matahari Kudus. Seorang pria mengenakan celana pendek terlihat duduk di atas motor. Dia adalah Sugi Sadat (25), juru parkir di sana. Sambil menghisap dalam-dalam rokok kretek di sela kedua jadi tangannya, Sadat sapaan akrabnya berbagi cerita kepada betanews.id.
Sudah sekitar tujuh tahun ia bekerja menjadi juru parkir di sana. Dirinya tak tahu akan bekerja apa jika nantinya lahan parkir ditutup. Sadat mengaku belum mempunyai gambaran pekerjaan ke depannya.
Baca juga : Demi Bantu Ibunya yang Janda, Remaja Lulusan SD Ini Rela Jadi Manusia Silver
“Tapi saya yakin rezeki sudah diatur. Percuma saya ambil pusing, tidak akan merubah keadaan. Saya jalani saja, adanya peluang kerja apa ya saya ambil,” terangnya.
Dalam satu hari, ia setidaknya masih mendapat uang Rp 50 ribu. Di sana ada 16 orang juru parkir dan dibagi menjadi empat shift. Sehingga dia bekerja dua hari sekali.
“Di sini dibagi menjadi empat shift, pagi mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Kemudian dilanjutkan shift selanjutnya hingga pukul 21.00 WIB. Kalau hari ini kerja berarti besok saya libur, dua hari sekali kerjanya,” jelasnya.
Dua orang perempuan yang datang hendak mengambil motor sempat memenggal ceritanya. Setelah membantu mengeluarkan motor dari barisan parkir, Sadat melanjutkan, dari pekerjaan itu, dia mendapat belahan jiwa dan sudah dikaruniai satu orang anak.
“Saya sudah sekitar tujuh tahun bekerja jadi juru parkir, sebelum Matahari terbakar. Dari pekerjaan ini saya menemukan jodoh dan punya satu anak laki-laki,” katanya, Rabu (30/12/2020).
Ia akan merasa kehilangan jika Eks Matahari Kudus di bongkar. Selain pekerjaan menjadi juru parkir, Sadat juga akan kehilangan karena bangunan itu menjadi saksi bisu kisah cintanya.
Baca juga : Agar Bisa Rawat Mertua yang Sepuh, Sugih Pulang Kampung Rintis Minuman Teh Berkhasiat
“Tentu merasa kehilangan, terutama pekerjaan saya. Kalau sudah dibongkar dan ini ditutup tidak bisa lagi menjadi lahan parkir. Bangunan ini juga menjadi saksi kisah cinta saya,” ungkapnya.
Sadat mengenal istrinya pada tahun 2018, dalam waktu singkat mereka kemudian memutuskan untuk berpacaran. Setelah berpacaran sekitar delapan bulan, akhirnya mereka memutuskan untuk menikah di tahun yang sama.
Editor : Kholistiono

