Meski Kuliah Pertanian, Nila Serius Bangun Mimpi Jadi Desainer Busana Lewat Minity Collection

BETANEWS.ID KUDUS – Seorang wanita berhijab terlihat sedang memotong kain sesuai pola yang digambarnya, siang itu. Setelah terpotong, kain itu kemudian dibawa ke mesin jahit untuk dijahit. Tangannya terlihat lincah menggerakkan kain di jahit itu, hingga akhirnya jadi sebuah masker. Dia adalah Nila Apriliani (22), pemilik Minity Collection.

Seusai menyelesaikan pembuatan masker, Nila, sapaan akrabnya bersedia menjelaskan usaha jilbab dan masker yang telah dirintisnya. Keluesannya memainkan alat jahit tak lepas dari peran orang tuanya. Ia bercerita, bahwa sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), ia sudah mencoba belajar menjahit. Sebab, orang tua Nila yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit tas tak melarang anaknya untuk ikut belajar menjahit.

Berbagai produk Minity Collection yang dibuat oleh Nila. Foto: Nila Rustiyani.

Dari situlah, ia kemudian punya cita-cita menjadi desainer pakaian. Bahkan, oleh orang tuanya, ia diberikan tempat di ruang tamu rumah, yang disulap jadi tempat produksi. Meski punya ketertarikan di sunia fashion, ia justru memilih meneruskan pendidikan di Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

-Advertisement-

Baca juga: Jilbab Minity Collection, Produk Lokal Kudus yang Mulai Digemari Hijaber 

“Pada awalnya saya belum paham soal pertanian, tapi saya juga pengen wirausaha. Jadi dengan melihat banyak teman sekeliling saya yang memakai jilbab, akhirnya saya memilih membuat jilbab untuk usaha awal saya,” terangnya, Sabtu (19/12/2020).

Ia menceritakan, saat kuliah itulah ia justru mendapatkan ide untuk memulai bisnis. Apalagi, di kampusnya itu ia juga banyak belajar soal dunia usaha.

“Dulu waktu kampus mengadakan semacam lomba untuk wirausahawan, saya mencoba mendaftar. Karena suka jahit, jadi produk yang saya tawarkan saat itu jilbab. Itung-itung bisa dapat modal buat memgembangkan usaha,” ceritanya.

Selama empat tahun lebih, sembari belajar Agroteknologi, Nila juga berusaha mengembangkan bisnisnya. Selama empat tahun itu pula, dirinya sudah memproduksi ratusan jilbab, hingga kini menelurkan karya terbaru yaitu masker.

Baca juga: Brand Gamis Lokal dari Luna Hijab Kudus yang Layak Kamu Coba untuk Tampil Syar’i

Dari semua hasil karyanya itu, Nila ingin orang lain juga merasakan kepuasan yang sama dengan apa yang ia rasakan saat membuat karyanya itu. Baginya, hasil jahitannya adalah sarana dia menyalurkan kebahagiaan kepada orang lain.

“Saya ingin membuat orang lain merasa bahagia saat memakai produk saya. Sama seperti apa yang saya rasakan saat membuat masker maupun jilbab,” jelas perempuan yang saat ini sedang sibuk menyelesaikan tugas akhir kuliahnya itu.

Jika membayangkan masa depan, Nila berharap di kemudian hari, dirinya mampu membuat Minity Collection menjadi brand yang besar. Pastinya dengan produk yang lebih banyak seperti baju, rok, dan celana.

“Namun saya tetap ingin bahan, motif, dan jahitan saya sendiri yang menentukan. Sesuai dengan keinginan saya,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER