31 C
Kudus
Rabu, Januari 27, 2021
Beranda Fashion Brand Gamis Lokal...

Brand Gamis Lokal dari Luna Hijab Kudus yang Layak Kamu Coba untuk Tampil Syar’i

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa perempuan berhijab dan dipadupadankan dengan gamis berwarna abu-abu tampak sedang sibuk menata gamis, hijab maupun mukena. Sebagian yang lain sedang melayani pengunjung di butik Luna Hijab yang berada di Jl Sukun Raya, Karangampel, Kudus.

Butik milik Luluk Cikmayati ini, merupakan lokasi yang ke dua di Kudus selain di Pasar Kliwon. Di tempat ini, ada beraneka ragam model hijab dan gamis, yang merupakan brand dari Luna Hijab sendiri.

Keberadaan Luna Hijab sudah ada sejak 2006. Kemudian, pada 2007 membuka toko di Pasar Kliwon Kudus. Dalam perkembangannnya, kemudian bisa membuka cabang di Karangampel Kudus. Selanjutnya di Semarang dan dua lagi di Jakarta.

Beberapa model mengenakan gamis dan hijab dari Luna Hijab. Foto: Titis Widjayanti

Baca juga : Saptaria Fashion, Produksi Hijab Premium Harga Miring

“Dari awal produksi, memang fokusnya di hijab. Kemudian dalam berkembangnya waktu, kami berinovasi dan berbagai produk kami buat. Seperti gamis, mukena, lalu atasan dan bawahan wanita, juga tas,” papar Astiyah, Supervisor Luna Hijab, Rabu (19/8/2020).

Sambil memperlihatkan beberapa produk yang dimaksud, kata Asti, berbagai model hijab dan gamis sudah mereka keluarkan. Bahkan, jika dihitung mungkin bisa lebih dari 500 model telah diproduksi. Mulai dari hijab berbentuk langsungan, segi empat sampai pasmina. Begitupun dengan gamis yang selalu update desain, hingga model yang disesuaikan dengan jenis acara.

“Kalau model banyak banget. Lebih dari 500 desain sudah kami keluarkan. Itu dari hijab sampai gamis, dan harganya juga beda-beda. Sesuai dengan bahan, serta tingkat kesulitan membuat,” papar dia.

Kesulitan memproduksi yang dimaksud Asti ialah pemasangan manik-manik pada produk mereka. Ia menegaskan, bahwa Luna Hijab memang bercirikan produk handmade serta penggunaan laser dalam proses produksi. Sehingga produknya awet dan aman dicuci di mesin cuci. Selain itu, Luna Hijab juga mengedepankan kenyamanan pembeli dengan pemilihan bahan yang premium.

“Bahan rata-rata dari katun dan ceruty baby doll. Untuk model hijab paling laris yang Inara, Belvania sama Sweety. Ini sampai beberapa lagi kehabisan stok. Lalu untuk gamisnya yang best seller model Elvira. Nah kalau model terbaru kami ada gamis Tunik Shelsha sama Modelisa, bahannya Armani,” papar dia.

Baca juga : Rindy dan Rizka Mulai Jual Hijab Pintu ke Pintu Hingga Tembus Pasar Mancanegara

Harga produk Luna Hijab dikatakan Asti beragam. Mulai dari hijab dengan harga sekitar Rp 200 ribu untuk ukuran sedang dan hijab ukuran besar sekitar harga Rp 400 ribu. Lalu gamisnya dibanderol dari Rp 400 ribu hingga Rp 1,5 juta.

Dengan harga tersebut, diakui Asti, target pasar Luna Hijab adalah kalangan menengah ke atas. Sehingga, meskipun memiliki harga cukup tinggi, Luna Hijab rata-rata minimal ada 30 pembeli tiap hari.

“Kalau ramai, bisa mencapai 200 orang atau per nota ya. Karena kami ngitungnya memang per nota. Berapa pcs-nya tidak kami hitung. Pokoknya minimal segitu. Ramainya itu kalau musim haji dan Lebaran,” papar dia.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

27,870FansSuka
14,114PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
27,373PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler