BETANEWS.ID, KUDUS – Sebuah gambar 3 dimensi terlihat di sebuah monitor yang berada di RUS Animation Studio. Pria yang berada di depan layar monitor itu adalah Ilham Aditya Pratama (17), siswa SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus, peraih medali emas Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional 2020. Sambil membuat gambar animasi, dia berbagi cerita kepada betanews.id tentang keinginannya membuat game 3D.
Setelah menjuarai lomba tersebut, Ilham sapaan akrabnya membeberkan jika dirinya memiliki keinginan untuk membuat game 3D. Meski bisa membuat animasi karakter gamenya, Ilham membutuhkan tim untuk membuat aplikasinya.
“Karena hobi ngegame juga, jadi pengen banget membuat game. Saya sudah mempelajari karakter game dan animasi, karena teknis untuk game dan film berbeda. Tapi saya juga butuh tim, mungkin target jangka panjang,” ungkap anak tunggal itu.
Baca juga: Siswa SMK RUS Sabet Medali Emas LKS Nasional Bidang Desain Animasi Game 3D
Ia juga membeberkan, jika di SMK RUS Kudus juga sedang mengembangkan divisi game. Saat belajar animasi, Ilham lebih banyak bertukar ilmu dari teman-teman, karena guru hanya mengajarkan dasarnya, kemudian mereka belajar mengembangkan sendiri.
“Di sini sudah ada divisi game, tapi masih dalam pengembangan. Semoga ke depan kami bisa membuat game juga,” harap warga Desa Kedungdowo RT 05 RW 01, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu.
Pria yang duduk di bangku kelas XII itu awalnya tidak didukung oleh orang tuanya untuk mengambil jurusan animasi. Namun, setelah mencari tahu tentang SMK RUS Kudus, akhirnya orang tuanya setuju.
Ilham memang suka menggambar, kemudian dia diajak temannya untuk sekolah di SMK RUS. Dia yang awalnya hanya tahu animasi 2D, langsung tertarik setelah mengetahui ada jurusan animasi 3D.
“Saat MTS saya sering menggambar, membuat gambar karakter karena menurutku keren. kemudian ada teman yang ngajak sekolah sini. Pas sampai sini malah tertarik belajar 3 dimensi. Saat itu saya tahunya ya, animasi 2 dimensi,” bebernya, Sabtu (30/10/2020).
Baca juga: Siswa SMK Wisudha Karya Kudus Juarai LKS Tingkat Nasional
Sedangkan menurut Aditya Redha Kusuma (26), satu di antara sejumlah guru di sana mengaku tidak menyangka Ilham bisa menjadi juara tingkat Nasional. Menurutnya, saat kelas X Ilham masih belum menunjukkan potensinya.
“Saya tidak menyangka dia bisa juara, karena saat kelas X dia tidak menonjol. Teman-temannya sudah menunjukan potensi, tetapi dia belum. Perkembangan Ilham terlihat waktu ikut PKL, saat itu kelas XI baru mulai kelihatan,” ujar pendamping LKS tingkat nasional 2020 itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

