Trauma Kena Bully, Anak Perempuan Ini Pilih Tak Sekolah dan Kini Jadi Tukang Sol Sepatu

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan remaja berada di bawah pohon tepi Jalan Dewi Sartika, Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Dia terlihat sedang melapisi sol sandal dengan lem. Kemudian sandal tersebut ia jahit menggunakan tangan. Remaja perempuan tersebut yakni Samsiah (16) tukang sol sepatu dan ganti resleting yang biasa mangkal di tepi jalan.

Sembari melanjutkan aktivitasnya, Samsiah sudi berbagi kisah hidupnya. Dia menuturkan, mulai jadi tukang sol sepatu dan sandal di tepi jalan sejak 2015. Pekerjaan itu dipilihnya, sebab sejak lulus madrasah tsanawiyah (MTs) ia tidak meneruskan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi, karena trauma sering dibully.

“Jujur, dulu waktu sekolah nilai saya kurang bagus. Sehingga sering diejek teman – teman saya. Dari pada nanti pas lanjut sekolah juga akan dapat perlakuan sama, saya pun memutuskan untuk tidak lanjut sekolah. Saya bodoh masuk sekolah kan biar pintar, bukan malah dibully,” ujarnya kepada betanews.id, Rabu (26/8/2020).

-Advertisement-
Samsiah biasanya mangkal di pinggir jalan untuk menawarkan jasa memperbaiki sepatu maupun sandal. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Kisah Andi, Perajin Pisau Andal yang Tak Sempat Menamatkan Sekolah Dasar

Remaja putri, yang merupakan warga Turirejo, Demak itu menuturkan, karena tidak lanjut sekolah, ia pun memutuskan untuk bekerja. Saat itu, ia diajak saudaranya merantau di Kalimantan untuk bekerja di toko. Namun, dia mengaku tidak kerasan dan hanya bertahan enam bulan.

Iklim dan jauh dari orang tua jadi alasan Samsiah tidak betah kerja di Pulau Kalimantan. Sehingga, ia pun memutuskan untuk pulang kampung. Karena bapaknya bekerja jadi tukang sol di tepi jalan di Kudus, daripada dia tidak ada kegiatan, ia pun memutuskan untuk bantu ayahnya.

“Awalnya hanya bantu – bantu saja, tapi setelah bisa sekarang saya yang mengerjakan semua orderan. Sedangkan ayah saya buka lapak sol di tempat lain lagi,” jelas perempuan berhijab tersebut.

Dia mengatakan, menerima jasa jahit sandal dan sepatu yang dibanderol Rp 10 ribu sampai Rp 25 ribu per pasang. Untuk ganti sol sepatu dan sandal dihargai mulai Rp 40 ribu hingga Rp 100 ribu per pasang. Sedangkan untuk ganti bagian atas sandal dan sepatu dibebankan biaya mulai Rp 40 ribu sampai Rp 60 ribu per pasangnya.

“Harga tergantung dari bahan sol dan kulit atau imitasi pada sepatu dan sandal para pelanggan,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menerima ganti resleting tas atau jaket. Untuk harga ganti resleting dibanderol Rp 35 ribu untuk resleting besi, serta Rp 20 ribu untuk ongkos ganti resleting biasa. Menurutnya, pelanggan yang datang tidak tentu. Terkadang kalau lagi ramai bisa ada 10 pelanggan yang datang. Tapi kalau sepi, bahkan tidak ada sama sekali.

“Namanya kerja tawarkan jasa, kalau pas ramai sehari bisa dapat 10 pasang sepatu atau sandal. Kalau sepi terkadang cuma dua pasang atau tiga pasang saja. Bahkan tidak ada pelanggan sama sekali juga pernah,” bebernya.

Baca juga : Di Tengah Keputusan Sulitnya Berhenti Sekolah, Aziz Mencoba Bangkit Hingga Bisa Dirikan Usaha Cutting Stiker

Disinggung tentang kemungkinan kepanasan dan kehujanan, ia mengaku sudah terbiasa. Cuma dia agak kerepotan pas lagi hujan lebat pasti tetap kehujanan. Tapi kalau hanya gerimis dia bisa berteduh di bawah payung besar yang dibawanya sambil naik ke kotak kayu tempat peralatan.

“Iya repotnya pas hujan deras. Kalau panas di sini tidak terlalu panas, karena di bawah pohon. Tapi kalau hujan susah berteduhnya. Kalau ada persiapan biasanya kalau mau hujan saya pulang ke kontrakan. Semoga ke depan ayah bisa sewa tempat agar lebih nyaman dalam bekerja,” tutupnya.

Editor : Kholistiono

1 KOMENTAR

  1. Mungkin Komisi Perlindungan Anak perlu masukan berharga dari masyarakat, bahwa di sekolah berbasis agama saja perilaku anak sekolah membully teman seolah dianggap biasa.
    Maka formula apa yg perlu ditambah dlm kurikulum sekolah2 tersebut, penguatan pelajaran budi pekertikah, pelajaran tatakramakah, atau pelajaran akhlaq yang perlu ditingkatkan???

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER