BETANEWS.ID, DEMAK – Deretan rumah dengan cat warna-warni terlihat masih kosong di Perumahan Taman Kembang Regency, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Di ujung bangunan, seorang pria mengenakan jaket warna coklat terlihat sedang duduk di sebuah kursi. Dia tak lain adalah Okky Mihano (25), pimpinan proyek di sana.
Sambil menunjukan sebuah bangunan, dia berbagi informasi kepada betanews.id tentang perumahan itu. Menurutnya, angsuran yang terbilang ringan, menjadikan perumahan itu cukup laris. Bahkan, saat ini tinggal tersisa 12 rumah saja.

“Yang sudah terjual 223 rumah, dan sisanya tinggal 12 rumah yang belum terjual. Rencananya akan dimulai lagi bulan September mendatang,” terangnya, Senin (27/6//2020).
Baca juga: Kolam Taman Kreasi Busiri Bisa Didapat Mulai Rp 250 Ribu
Okky lantas menjelaskan spesifikasi perumahan tersebut. Untuk ukuran bangunan 6×5 meter dengan fasilitas dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan ruang tengah.
“Angsuran terbilang ringan di bawah satu juta rupiah, dengan angsuran selama 20 tahun,” ungkap Okky.
Menurut Okky, perumahan dengan luas tanah 5,6 hektare itu dibangun sejak 2016. Keseluruhan yang sudah dibangun ada 235 rumah yang dibagi menjadi 13 blok. Sedangkan yang belum dibangun ada 164 rumah dibagi menjadi 6 blok.
Dia juga menambahkan, jika harga rumah di perumahan bersubsidi yang dibangun oleh PT Retindodelta Utama itu naik setiap tahunnya. Pada 2016 harganya Rp 123 juta, 2017 Rp 130 juta, 2019 Rp 140 juta, dan 2020 Rp 150,5 juta.
“Selain itu juga ada kavling sebanyak 44 kavling, dibagi menjadi 2 blok. Ukuran mulai 6×11 meter dengan harga Rp 229 juta. Sedangkan ukuran 7×12, 10×12, 8×14 harga belum keluar,” ungkap Warga Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu.
Baca juga: Terkenal Awet Serta Mewah, Batu Paras Ukir Makin Berkibar
Untuk ketentuan pembelian, Okky menjelaskan, setiap satu Kartu Keluarga (KK) hanya boleh membeli satu unit saja. Kemudian renovasi tampak depan tidak boleh diubah selama lima tahun. “Rumah juga tidak boleh dijual selama lima tahun,” katanya.
Sementara itu, Hari Pornomo (30), satu di antara warga yang tinggal di sana mengaku merasa nyaman. Dengan harga murah, menurutnya fasilitas yang didapat sudah lebih dari cukup.
“Saya sudah dua tahun di sini. Nyaman sih. Harganya juga murah dan fasilitasnya lebih dari cukup lah. Lingkungannya juga ramah,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

