BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi utara Jalan Gang Veteran Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kudus tampak bangunan berlantai dua berpintu kaca. Di dalam bangunan tersebut terlihat dua orang sedang melayani pembeli. Satu di antara pria tersebut yakni Syukron Yazid (31) pemilik dari Cukong Vape Store.
Seusai melayani pembeli, pria yang akrab disapa Cukong itu sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Dia mengatakan, mulai merintis usaha jualan vape sejak 2015. Menurutnya, sebelum merintis usaha tersebut dulunya ia pemakai vape. Bahkan bisa dibilang hobi.

“Dulu, saya itu hanya pemakai vape. Pas punya mod vape second saya jual dan untung. Dari situ saya pun berpikir, ternyata bekasnya saja laku apa lagi baru. Pasti banyak peminatnya. Dari situ saya pun berinisiatif untuk berjualan vape,” ujar Cukong kepada Betanews.id, Kamis (2/7/2020).
Dia menuturkan, awal berjualan dia belum punya toko seperti saat ini. Tadinya, pemasaran hanya lewat media sosial Facebook. Dari pengakuannya, karena saat itu minim persaingan, penjualan vape sangat laris. Bahkan rumah Cukong selalu ramai disambangi para vaper.
Baca juga: Lengkap dan Murah, Cukong Vape Store Jadi Langganan Vaper di Kudus
“Karena selalu ramai itu, kemudian ada beberapa pelanggan yang memberi saran agar saya buka toko. Kemudian saya buka toko yang masih satu bangunan dengan rumah,” ungkapnya.
Dia mengatakan, Cukong Vape Store menyediakan aneka perangkat rokok elektrik. Dari alat hisapnya ada mod dan pod. Berbagai macam liquid varian rasa, serta ada juga aneka macam aksesoris atau spare part alat hisapnya.
Harganya juga sangat bervariasi. Alat hisap pod dibanderolnya mulai Rp 120 ribu hingga Rp 500 ribu per unitnya. Sedangkan mod dihargai mulai Rp 500 ribu hingga Rp 4 juta per unitnya. Untuk liquid harganya mulai Rp 50 ribu per botolnya.
Baca juga: Di Ko-Mbako Ednik, Anda Bisa Coba Tembakau dari Aceh Hingga Madura
Dia menuturkan, saat ini pelanggan Cukong Vape store lumayan banyak. Meski didominasi orang Kudus, tapi tak jarang juga ada pelanggan dari kota tetangga, di antaranya orang Pati, Demak, dan Jepara.
“Saya bersyukur usaha yang berawal dari hobi itu sekarang jadi ladang rezeki. Semoga ke depan usaha saya makin maju dan berkembang. Serta makin banyak pelanggan dan banyak orang yang memakai vape,” tandas Cukong.
Editor: Ahmad Muhlisin

