BETANEWS.ID, KUDUS – Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, Kamis (25/6/2020) sudah mencapai 190 kasus. Dari jumlah tersebut, 85 orang sedang dirawat, 38 orang melakukan isolasi mandiri, 55 orang sembuh, dan 12 orang meninggal.
Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus, dr Andini Aridewi, dari total keseluruhan 190 kasus, terdapat penambahan kasus terkonfirmasi positif lima orang dan sembuh lima orang.
“Jadi update per hari ini (25/6/2020) ada yang sembuh lima kasus dan penambahan lima kasus,” tuturnya, Kamis (25/6/2020).
Dia mengungkapkan, untuk penambahan kasus baru yang terkonfirmasi positif, keseluruhan berasal dari Kabupaten Kudus. Rinciannya, satu wanita berusia 38 tahun dari Kecamatan Jati, dan empat lainnya berasal dari Kecamatan Kaliwungu. Yaitu laki-laki 46 tahun, perempuan usia 53 tahun, 33 tahun, dan balita umur 5 tahun.
Baca juga: Bayi Usia Delapan Hari dan Ibunya Asal Kudus Terkonfirmasi Positif Covid-19
Menurut Andini, kelima pasien baru yang terkonfirmasi positif tidak memiliki penyakit penyerta. Namun, pasien memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19.
“Mereka itu kasus baru yang ada hubungan keluarga. Kasus baru ini yakni pengembangan dari kasus lama,” jelas Andini.
Sedangkan untuk lima orang yang sembuh, keseluruhan juga dari Kabupaten Kudus. Andini merinci, pasien sembuh pertama berasal dari Kecamatan Kota. Pasien yakni perempuaan usia 64 tahun, memiliki penyakit penyerta, dan pernah memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19.
“Pasien dirawat di RS Aisyiyah sejak 28 Mei dan hasil swab ulangannya kemarin (24/6/2020) dinyatakan negatif,” tuturnya.
Baca juga: Pemkab Kudus Wacanakan Buat Rumah Sakit Sentral Covid-19
Kedua yakni pasien perempuan berusia 44 tahun yang tinggal di Kecamatan Undaan. Pasien dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi sejak 8 Juni. Ketiga perempuan asal Dawe berusia 24 tahun. Dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi dari tanggal 31 Mei hingga 20 Juni.
Keempat yakni pasien laki-laki 38 tahun asal Kecamatan Mejobo. Dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi dari tanggal 6-17 Juni. Terakhir yakni pasien perempuan asal Mejobo dengan usia 46 tahun. Pasien dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi sejak 6-17 Juni.
“Empat sembuh pasien terakhir tidak memiliki penyakit penyerta dan hasil swab ulangan terakhir (24/6/2020) dinyatakan negatif. Jadi pasien diperbolehkan pulang,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

