BETANEWS.ID, JEPARA – Enam Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) diterjunkan untuk memberikan pendampingan bagi siswa Sekolah Rakyat Dasar (SRD) di Kabupaten Jepara.
Kepala SRD Jepara, Asri Linda Listyaningrum, mengatakan enam taruna tersebut ditugaskan memberikan pendampingan selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat (3–7/8/2026).
“Selama lima hari, anak-anak di SR Jepara mendapat pendampingan dari enam taruna, terdiri atas tiga taruna dan tiga taruni. Mereka juga didampingi oleh satu orang pembimbing,” kata Linda saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Enam taruna tersebut, lanjut Linda, bertugas memberikan pendampingan berbagai materi, mulai dari pembinaan karakter, pelatihan kedisiplinan, kemandirian, kesamaptaan, baris-berbaris, pramuka, hingga beberapa materi lainnya.
Pembinaan tersebut, lanjut Linda, sebenarnya dilaksanakan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru Sekolah Rakyat.
“Iya, sebenarnya dalam rangka MPLS, tapi karena SR yang baru di Jepara ini masih berproses, sehingga mereka mendampingi anak-anak yang sudah lebih dulu bersekolah,” kata Linda.
Baca juga : Hingga Pertengahan 2026, Ratusan Anak di Jepara Ajukan Dispensasi Nikah
Kabupaten Jepara sebelumnya telah memiliki Sekolah Rakyat rintisan dengan jumlah siswa sebanyak 75 anak jenjang SD. Mereka saat ini ditempatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara.
Nantinya, 75 siswa tersebut akan dipindahkan ke lokasi Sekolah Rakyat permanen yang berada di kawasan Bumi Perkemahan (Buper) Pakis Adhi, Kecamatan Pakis Aji, bersama 270 siswa Sekolah Rakyat yang baru.
MPLS bagi siswa Sekolah Rakyat yang baru tersebut rencananya akan dimulai pada Kamis (20/8/2026).
Sementara itu, 75 siswa Sekolah Rakyat yang lama mulai kembali ke asrama pada Jumat (31/7/2026), bersamaan dengan jadwal daftar ulang bagi 270 siswa baru.
“Rencananya, siswa SR yang lama nanti akan pindah ke lokasi permanen pada 18 Agustus,” ungkap Linda.
Terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, berharap kehadiran para taruna tersebut dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi para siswa Sekolah Rakyat untuk terus semangat menggapai cita-cita.
Meskipun masa pengabdiannya hanya lima hari, karakter semangat, disiplin, dan keteladanan yang ditunjukkan para taruna juga diharapkan dapat menular kepada para siswa.
“Kami ingin Sekolah Rakyat di Jepara melahirkan generasi yang tangguh dan berkarakter. Kehadiran taruna Akpol ini semoga menjadi pemantik semangat bagi adik-adik untuk bercita-cita tinggi seperti para taruna,” katanya saat menyambut kedatangan Taruna Akpol Semarang di Makodim 0719 Jepara, Minggu (2/8/2026).
Editor: Kholistiono

