Perbaikan Sementara Bendungan Bongpes Berpotensi Selamatkan 6.780 Ton Gabah Padi Senilai Rp50,85 Miliar

BETANEWS.ID, JEPARA – Karet Bendungan Welahan Bum atau Bendungan Bongpes di Desa Gerdu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, sudah lama mengalami kerusakan.

Padahal, karet tersebut memiliki fungsi krusial sebagai penahan untuk mencegah air laut bercampur dengan air tawar yang mengalir ke lahan sawah warga.

Akibat kerusakan karet penahan itu, 1.130 hektare lahan pertanian di 13 desa yang tersebar di empat kecamatan sempat terancam gagal panen.

-Advertisement-

Rinciannya meliputi Desa Tedunan dan Karangaji di Kecamatan Kedung; Desa Kaliombo dan Gerdu di Kecamatan Pecangaan; Desa Batukali, Manyargading, Bandungrejo, dan Purwogondo di Kecamatan Kalinyamatan; serta Desa Sidigede, Guwosobokerto, Kendengsidialit, Karanganyar, dan Ujungpandang di Kecamatan Welahan.

Sebagai upaya penanganan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Semarang melakukan penanggulangan sementara pada bagian bendungan.

Penanggulangan juga dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan para petani di daerah sekitar yang lahannya terdampak.

Baca juga : Bendungan Bongpes Rusak, Air Asin Ancam Ribuan Hektare Sawah di Jepara

Kepala Desa Batukali, Sarmani, mengatakan di desanya terdapat 307 hektare lahan sawah yang saat ini sedang ditanami padi. Sebelum Bendungan Bongpes ditambal, aliran sungai pertanian yang menjadi andalan petani untuk mengairi sawah mengalami kekeringan.

Sungai pertanian tersebut mengandalkan pasokan air dari Sungai SWD II yang bersumber dari Bendungan Bongpes.

“Alhamdulillah setelah Bongpes ditambal, air yang masuk ke sungai pertanian tidak begitu asin, sedikit ada manis-manisnya. Awalnya kan kering, karena yang masuk air payau. Kalau dibiarkan akibatnya tanaman padi bisa mati,” kata Sarmani melalui sambungan telepon, Rabu (8/7/2026).

Dengan perbaikan sementara itu, Sarmani mengatakan tanaman padi milik warga di desanya kini bisa terselamatkan dari ancaman gagal panen.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, Mudhofir, menyebutkan selain lahan pertanian padi di Batukali, terdapat total 1.130 hektare lahan tanaman padi yang sempat terancam gagal panen.

Dari total tersebut, rata-rata potensi gabah yang dihasilkan mencapai enam ton per hektare dengan kisaran harga Rp7.500 per kilogram.

“Sehingga kalau diestimasi, upaya membuat tanggul bendungan sementara itu bisa menyelamatkan 6.780 ton gabah dengan kisaran nilai jual Rp50,85 miliar,” sebut Mudhofir.

Sebagai upaya lebih lanjut, Mudhofir mengatakan pihaknya telah mengajukan perbaikan karet Bendungan Bongpes kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Jangka panjangnya untuk penyelesaian lebih lanjut, Pak Bupati sudah berkomunikasi dengan Kementerian PU. Informasinya pada 2027 atau 2028 nanti bendungan ini akan diganti,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER