BETANEWS.ID, KUDUS – PT Djarum melalui Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menyerahkan bantuan sejumlah peralatan medis kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus, Jumat (22/5/2026). Bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan dan donor darah bagi masyarakat Kudus.
Bantuan yang diberikan berupa empat unit alat medis, meliputi shock freezer for plasma, plasma freezer HPF 120, sterile connecting device, dan refrigerated centrifuge Kubota 8730. Beberapa peralatan itu dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan PMI, terutama dalam proses pemisahan dan penyimpanan plasma darah.
Sekretaris PMI Kabupaten Kudus, Imam Santosa, mengatakan alat tersebut sangat membantu karena sebelumnya PMI Kudus belum memiliki fasilitas serupa. Dengan adanya bantuan tersebut, PMI Kudus disebut menjadi PMI pertama yang mempunyai layanan dengan alat itu di wilayah eks-Karesidenan Pati.
“Selama ini pemisahan plasma masih dilakukan secara tradisional dan penyimpanannya sangat terbatas. Dengan alat ini, plasma bisa diproses dan disimpan lebih baik sehingga pemanfaatannya untuk masyarakat menjadi lebih maksimal,” ujarnya.
Menurut Imam, keberadaan alat tersebut juga akan mendukung kebutuhan terapi plasma maupun pengolahan komponen darah lain yang lebih efektif.
“Ini sangat membantu pelayanan kami. PMI tentu tidak bisa bekerja sendiri, sehingga dukungan seperti ini sangat berarti,” katanya.
Baca juga : Bupati Sam’ani Gelorakan Kebangkitan Ekonomi Kudus di Momen Harkitnas
Rektor UMKU, dr. Edi Susanto, mengatakan kebutuhan layanan kesehatan di Kudus saat ini terus meningkat, terutama untuk penanganan penyakit tidak menular.
“Kondisi sekarang sekitar 70 persen pelayanan kesehatan menangani penyakit tidak menular. Kehadiran alat ini tentu dapat membantu masyarakat sekaligus mengurangi beban pemerintah,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, khususnya bagi masyarakat Kudus yang membutuhkan pelayanan kesehatan lebih baik.
Sementara itu, General Manager Community Development PT Djarum, Ahmad Budiarto, menyampaikan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
“Hari ini kami menyerahkan beberapa alat penting untuk membantu proses pengolahan darah di PMI, mulai dari pemisahan hingga penyimpanan plasma darah,” jelasnya.
Menurutnya, alat-alat tersebut memiliki nilai cukup besar sehingga diharapkan dapat dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal dalam pelayanan masyarakat. Tak hanya fokus pada fasilitas kesehatan, PT Djarum juga ingin mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan di Kudus.
“Kami tidak hanya membantu alat kesehatan, tetapi juga ingin mendukung peningkatan SDM kesehatan. Harapannya, masyarakat Kudus semakin siap menghadapi tantangan kesehatan ke depan,” katanya.
Ia pun berharap semakin banyak perusahaan di Kudus turut berkontribusi dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kudus.
“Kami berharap bukan hanya Djarum, tetapi perusahaan-perusahaan lain juga ikut mendukung agar kesehatan masyarakat Kudus semakin baik,” tuturnya.
Editor: Kholistiono

