Dokter Gigi di Kudus Main Tenis Berkebaya, Rayakan Hari Kartini dan HUT Djarum

BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah dokter gigi di Kabupaten Kudus menggelar pertandingan tenis berkebaya dalam rangka memperingati Hari Kartini. Kegiatan tersebut juga sekaligus memeriahkan ulang tahun ke-75 PT Djarum.

Pertandingan digelar di GOR Djarum Kaliputu, Kecamatan Kota, Kudus pada Jumat (24/4/2026). Suasana berlangsung meriah dengan para peserta yang tampil mengenakan kebaya di lapangan tenis.

Koordinator kegiatan, drg. Wenni Kannis Qorinna, mengatakan acara ini menjadi ajang silaturahmi antarkomunitas. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menjaga kebugaran di tengah kesibukan profesi.

-Advertisement-

Menurutnya, pertandingan tersebut mempertemukan klub tenis dokter gigi dengan klub tenis dokter dari PT Djarum. Seluruh peserta yang terlibat merupakan perempuan yang antusias mengikuti kegiatan.

“Ini tanding persahabatan sekaligus memperingati Hari Kartini. Karena itu, peserta diwajibkan mengenakan kebaya,” ujar Wenni melalui sambungan telepon, Sabtu (25/4/2026).

Ia menjelaskan, pertandingan berlangsung selama dua jam mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Tercatat ada delapan putaran pertandingan dengan sistem bergantian pasangan.

Baca juga : Bantu Entaskan Kemiskinan, PT Djarum dan Polytron Salurkan 128 Rumah Layak Huni di Kudus

Sebanyak 10 peserta ambil bagian dalam pertandingan kategori ganda tersebut. Mereka berasal dari komunitas dokter gigi, PDGI, serta kelompok dokter di lingkungan PT Djarum yang tergabung dalam Djarum Closed Group (DCG).

“Meski untuk seru-seruan, tetap ada hadiahnya. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa perlengkapan olahraga tenis senilai jutaan rupiah,” bebernya.

Wenni menuturkan, klub tenis dokter gigi di Kudus belum genap satu tahun terbentuk. Meski demikian, latihan rutin sudah dilakukan sebanyak tiga hingga empat kali dalam sepekan.

Ia menyebut tenis dipilih karena memiliki unsur permainan yang menyenangkan. Olahraga ini juga menjadi sarana melepas penat dari rutinitas praktik yang cukup padat.

“Semoga momentum Hari Kartini dapat memperkuat semangat emansipasi perempuan. Bagi kami, perempuan tetap bisa berkarya dan berprestasi tanpa terhalang oleh perbedaan gender, serta tidak melupakan kodratnya, memiliki kasih sayang dan kelembutan,” imbuhnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER