Kawasan Pecinan di Welahan Jepara Bakal Dihidupkan Kembali Mulai Tahun Depan

BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berencana menata ulang kawasan Pecinan yang berada di area Pasar Welahan, Kecamatan Welahan.

Kawasan tersebut dinilai berpotensi menjadi salah satu lokasi wisata baru, terutama di wilayah Jepara bagian selatan.

Di sana terdapat peninggalan berupa dua bangunan klenteng yang dipercaya menyimpan Rupang Dewa Hian Thian Siang Tee tertua di Indonesia.

-Advertisement-

Dua klenteng tersebut yakni Klenteng Hian Thian Siang Tee yang dikenal sebagai Dewa Obat dan Klenteng Hok Tek Bio yang dikenal sebagai Dewa Bumi. Keduanya juga telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya.

Berdasarkan literatur yang ada di klenteng, R.A. Kartini juga disebut pernah berobat ke Klenteng Hian Thian Siang Tee.

Kawasan tersebut dulunya merupakan area Pecinan, yakni kompleks tempat tinggal etnis Tionghoa di Desa Welahan, Kecamatan Welahan.

Ciri khas bangunan etnis Tionghoa dengan atap melengkung masih banyak ditemukan di sekitar Pasar Welahan, mulai dari Gang Lor hingga Gang Klenteng.

Baca juga : Tak Sekadar Jadi Budaya, Puluhan Siswa Perempuan di Jepara Rayakan Hari Kartini dengan Mengukir

Namun, saat ini sebagian bangunan tersebut tidak dihuni dan ada pula yang terbengkalai.

Selain itu, di kawasan tersebut juga terdapat bangunan sekolah berusia lebih dari satu abad. Sekolah itu dulunya bernama THHK Anno 1912, kemudian berganti nama menjadi Sekolah Pusaka pada tahun 1956 yang menampung siswa TK, SD, hingga SMP.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengatakan Yayasan Pusaka Klenteng Welahan setiap tahun menggelar kegiatan yang mendatangkan tamu dari berbagai daerah.

Salah satunya adalah kirab Hari Ulang Tahun Paduka Yang Mulia Kongco Hian Thian Siang Tee yang digelar pada Jumat (17/4/2026) lalu. Kirab tersebut dihadiri 32 klenteng dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kawasan klenteng di Welahan punya potensi luar biasa untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata karena memiliki sejarah panjang. Tahun depan akan mulai kita cicil penataan lingkungan di kawasan klenteng Welahan,” kata Witiarso Utomo, Rabu (22/4/2026).

Terkait konsep penataan, pihaknya akan terlebih dahulu mendiskusikannya dengan pengurus Yayasan Klenteng Pusaka Welahan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Klenteng Pusaka Welahan, Dicky Sugandi, menyambut baik rencana tersebut. Ia berharap kawasan klenteng di Welahan dapat ditata seperti kawasan Pecinan pada umumnya.

“Kami berharap kawasan Pecinan ini jika ditata dengan baik bisa menjadi seperti kawasan Pecinan lainnya. Apalagi Pecinan di Welahan ini unik, karena tidak berada di jalan utama, melainkan masuk ke dalam gang,” ujar Dicky.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER