Ribuan Kupat dan Lepet di Tradisi Pesta Lomban Jepara Ludes Diserbu Warga

BETANEWS.ID, JEPARA– Usai menggelar larungan kepala kerbau dalam tradisi pesta lomban, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kembali mengadakan Festival Kupat Lepet di Lapangan Pantai Kartini pada Sabtu, (28/3/2026).

Dua buah gunungan berisi sekitar masing-masing seribu kupat dan lepet langsung habis diserbu warga dalam waktu tidak sampai 15 menit usai Bupati Jepara, Witiarso Utomo bersama Forkompinda Jepara memotong tali dari janur kuning. Warga berebut kupat dan lepet sebagai simbol keberkahan dan rasa syukur.

Salah satu warga yang turut berebut gunungan, Ika Prasetya (35), Asal Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak mengaku sudah tiga kali ikut berebut gunungan kupat dan lepet. Hasilnya ia mendapat 11 lepet dan tiga ketupat.

-Advertisement-

“Tadi kesini mau wisata, ternyata ada acara ini (Festival Kupat Lepet), ikut rebutan karena seneng, cuma setahun sekali,” katanya saat ditemui di Lapangan Pantai Kartini.

Salah satu warga lainnya, Anton (40) juga mengaku senang bisa mendapatkan bagian dari gunungan tersebut. Ia bersama keluarganya telah bersiap sejak awal di barisan depan.

Baca juga: Wujud Syukur Nelayan, Pesta Lomban Larungan Kepala Kerbau di Jepara Berlangsung Meriah

“Alhamdulillah dapat banyak. Tadi nunggu di depan, panas-panasan tapi akhirnya dapat juga. Nanti mau digantung di kendaraan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo menjelaskan makna filosofis di balik tradisi kupat dan lepet.

“Kupat dari kata ngaku lepat, artinya mengakui kesalahan. Lepet melambangkan kebersamaan yang erat. Setelah Idulfitri, kita diajak untuk saling memaafkan, saling menguatkan, dan kembali menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan tradisi ini merupakan wujud syukur masyarakat pesisir Jepara, khususnya para nelayan, atas rezeki yang diberikan dari laut.

“Dari laut, kita belajar tentang kerja keras tanpa kenal lelah, keberanian menghadapi tantangan, serta pentingnya kebersamaan,” lanjutnya.

Wiwit berharap Pesta Lomban, termasuk Festival Kupat Lepet, dapat semakin dikenal luas dan menjadi daya tarik wisata unggulan daerah.

“Kita ingin Pesta Lomban ini semakin ramai, semakin dikenal, dan tentunya membawa berkah bagi masyarakat Jepara,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER