BETANEWS.ID, JEPARA– Tidak hanya dikenal sebagai Kota Ukir, Kabupaten Jepara juga memiliki banyak destinasi wisata yang menjadi favorit pengunjung terutama saat momen libur panjang.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, Muh Ali Hidayat mentarget selama momen libur panjang lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata bisa mencapai hampir Rp2 Miliar.
“Tahun kemarin itu dia angka Rp 1,4 miliar, harapan kami di tahun ini paling tidak mendekati Rp2 miliar,” sebut Ali saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (18/3/2026).
Muh Ali melanjutkan di momen lebaran Idulfitri, Kabupaten Jepara memiliki tradisi bernama Pesta Lomban. Ia berharap, pelaksanaan tradisi itu mampu menarik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Jepara. Sehingga target PAD yang ditetapkan bisa tercapai.
“Ketua PHRI juga sudah kita berikan surat himbauan, agar semua tamu hotel di Jepara, baik mancanegara maupun domestik kami harapkan untuk datang dan menyaksikan rangkaian acara Pesta Lomban,” ujarnya.
Baca juga: Wiwit Bakal Perluas Penerima Kartu Sarjana, Mahasiswa Tak Bisa Bayar UKT Tak Perlu Khawatir
Adapun rangkaian acara pelaksanaan tradisi Pesta Lomban akan dimulai pada Jumat, (27/3/2026) berupa arak-arakan kerbau yang akan disemebelih dari TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Ujungbatu sampai ke RPH (Rumah Potong Hewan) di Jobokuto. Acara itu dimulai pukul 06.00 – 07.00 WIB.
“Rangkaian ini menjadi hal baru supaya ada pembeda untuk menarik wisatawan dan membuktikan bahwa ada kerbau yang disembelih. Tidak dikira hanya membeli kepala kerbau untuk dilarung,” jelas Muh Ali.
Kerbau yang akan diarak yaitu jenis Kerbau Bule milik salah satu kepala desa di Kecamatan Kedung. Kegiatan kemudian dilanjut dengan ziarah ke Makam Cik Lanang di Kelurahan Bulu dan Makam Mbah Ronggo di Kelurahan Ujungbatu pada Jumat sore.
“Malam, itu ada wayangan semalam suntuk dengan lakon Wahyu Sandang Pangan di TPI Ujungbatu,” sebut Muh Ali.
Kemudian acara puncak tradisi pesta lomban yaitu pada Sabtu, (28/3/2026) berupa kirab pelarungan kepala kerbau dari TPI Ujungbatu ke tengah laut mulai pukul 06.00 WIB. Pelaksanaan tahun ini, menurut Muh Ali juga mengusung konsep berbeda yaitu lesehan. Dengan tujuan agar bisa berbaur dengan masyarakat.
“Apapun lebarannya, kemarin sudah dipastikan pelaksanaannya hari Sabtu, karena waktunya lebih longgar,” kata Muh Ali.
Setelah larungan kepala kerbau selesai, kegiatan akan dilanjut dengan Festival Kupat Lepet yang menghadirkan 1.447 buah lepet dan kupat di Pantai Kartini Jepara.
Editor: Kholistiono

