31 C
Kudus
Senin, Februari 23, 2026

Rapor Setahun Sam’ani–Bellinda Pimpin Kudus: Kemiskinan dan Stunting Turun, IPM Naik

BETANEWS.ID, KUDUS – Satu tahun kepemimpinan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Birton mencatat sejumlah capaian positif dalam berbagai indikator pembangunan daerah. Data Pemerintah Kabupaten Kudus menunjukkan tren perbaikan pada sektor ekonomi, sosial, hingga tata kelola pemerintahan.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kudus dalam satu tahun terakhir tercatat sebesar 2,79 persen. Angka tersebut memang belum sesuai target 5 persen, namun tetap menjadi salah satu indikator stabilitas ekonomi daerah di tengah dinamika nasional.

Di sektor kesejahteraan, tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 7,23 persen menjadi 6,59 persen. Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan kondisi sosial masyarakat.

-Advertisement-

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan dari 77,21 menjadi 77,94. Kenaikan IPM mencerminkan membaiknya kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

Komponen pendidikan turut menunjukkan tren positif. Harapan lama sekolah meningkat dari 13,3 tahun menjadi 13,49 tahun.

Di bidang kesehatan, angka stunting turun dari 4,03 persen menjadi 3,75 persen. Penurunan ini dinilai sebagai hasil penguatan layanan kesehatan dan intervensi di tingkat desa.

Atas capaian penurunan stunting tersebut, Pemkab Kudus memperoleh penghargaan senilai Rp6 miliar dari pemerintah pusat. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat program kesehatan masyarakat.

Baca juga: Berkat Kerja-Kerja Kolaboratif, Pembangunan Jawa Tengah Menunjukkan Tren Positif

“Alhamdulillah ada peningkatan di beberapa indikator. Ini berkat kerja sama semua pihak,” ujar Sam’ani di Pendopo Kudus, Senin (23/2/2026).

Di sektor tata kelola pemerintahan, Indeks Reformasi Birokrasi meningkat dari 83,43 persen menjadi 88,31 persen. Kenaikan ini menunjukkan perbaikan sistem pelayanan publik dan manajemen pemerintahan.

Indeks Integritas Daerah juga naik dari 70,54 persen menjadi 72,15 persen. Hal ini menandakan penguatan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas.

Sementara itu, Indeks Infrastruktur melonjak dari 55,14 persen menjadi 66,02 persen. Pemerintah daerah terus melakukan pemeliharaan jalan, sekolah, serta fasilitas kesehatan secara rutin.

Kondusivitas sosial tetap terjaga dengan capaian Indeks Toleransi yang mencapai 100 persen. Stabilitas sosial ini menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan daerah.

Meski berbagai indikator menunjukkan tren positif, Sam’ani menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak berpuas diri. Ia menyebut capaian tersebut menjadi pijakan untuk meningkatkan kinerja pada tahun berikutnya.

“Kami akan terus berusaha meningkatkan kinerja. Kami juga butuh masukan dari warga, akan kinerja Pemerintah Kabupaten Kudus semakin baik lagi,” imbuhnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER