BETANEWS.ID, KUDUS – Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus pada tahun 2026 ditarget sebesar Rp 3,78 miliar. Nominal tersebut naik cukup signifikan dibanding capaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,78 miliar.
Kepala UPTD Perparkiran dan Terminal Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus, Edy Supriyanto mengatakan, bahwa target pendapatan tersebut mengalami kenaikan kurang lebih sebesar Rp 1 miliar. Kenaikan terjadi di hampir semua obyek retribusi pelayanan yang ada di Dishub.
“Melihat target kenaikan memang cukup berat. Tetapi kami akan berupaya agar target tersebut bisa tercapai di akhir tahun 2026 nanti,” ujar Edy di ruang kerjanya belum lama ini.
Baca juga: PAD Kudus 2025 Lampui Target, Tercapai Rp699,74 M
Sesuai data UPTD Perpakiran dan Terminal Dishub Kudus, total ada 5 sumber pendapatan pada tahun 2025. Namun di tahun ini sumber pendapatan tersebut tinggal 4 obyek saja, karena tak ada lagi retribusi penyewaan tanah dan bangunan.
Meski hanya tinggal 4 obyek, tetapi masing-masing mengalami kenaikan cukup signifikan. Antara lain, lanjut Edy, retribusi pelayanan persampahan/kebersihan yang ditahun lalu ditarget sebesar Rp 38 juta, tahun ini naik menjadi Rp 54,61 juta.
Kemudian, target retribusi penyediaan pelayanan parkir di tepi Jalan Umum pada tahun lalu sebesar Rp 1,06 miliar, pada tahun ini naik menjadi Rp 1,40 miliar.
Selanjutnya, retribusi pelayanan tempat khusus parkir pada tahun 2025 ditarget sebesar Rp 1,19 miliar, di tahun ini target naik menjadi Rp1,66 miliar. Pemanfataan aset daerah ditarget Rp 300 juta pada tahun lalu, dan tahun ini naik menjadi Rp 662 juta.
“Retribusi penyewaan tanah dan bangunan pada tahun lalu ditarget sebesar Rp 181 juta, pada tahun ini obyek retribusi tersebut tidak ada lagi,” sebutnya.
Baca juga: PAD Kudus 2025 Sektor Pajak Tercapai 84,57 Persen
Dia mengungkapkan, pada tahun lalu (2025) PAD Dishub Kudus ditarget kurang lebih sebesar Rp2,64 miliar. Hingga akhir Desember pada tahun yang sama, target tersebut mampu terlampui.
“Realisasi PAD Dishub 2025 mampu melampui target. Dari target Rp 2,64 miliar, mampu terealisasi sebesar Rp 2,78 miliar atau 104,28 persen,” imbuhnya.
Editor: Suwoko

