31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Dukuhwaringin Kembangkan UMKM Berbasis Wisata Alam 

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe, saat ini tengah berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berbasis wisata alam. Langkah ini dinilai sangat efektif untuk meningkatkan daya saing produk sekaligus memperkuat daerah sebagai destinasi wisata penyangga kawasan Muria.

Kepala Desa Dukuhwaringin, Aris Istiyanto menyampaikan, di era modernisasi teknologi yang berkembang pesat saat ini menjadi salah satu stategi utama dalam memasarkan produk UMKM di desa tersebut. Melalui media online, penjualan produk yang dihasilkan dari tangan masyarakat dinilai cukup menjanjikan.

“Di era digital seperti ini, kami juga memasarkan UMKM lewat media online. Dan Alhamdulillah penjualannya bagus,” bebernya belum lama ini.

-Advertisement-

Baca juga: Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Kudus Rencanakan Penambahan Tiga RDF

Ia menyebut, perkembangan UMKM di Desa Dukuhwaringin tak lepas dari adanya sektor pariwisata. Desa di kawasan lereng Pegunungan Muria tersebut mengandalkan wisata alam sebagai daya tarik utama. Sehingga UMKM tumbuh seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan.

“UMKM di Dukuhwaringin cukup bagus dan itu menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi di bidang wisata. Karena wisata yang kita jual adalah wisata alam, maka ketika orang berwisata biasanya mereka juga mencari oleh-oleh. Di situlah kami menangkap potensi agar UMKM bisa dikembangkan,” ungkapnya.

Dalam upaya peningkatan kualitas dan daya saing UMKM, pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat, baik melalui pelatihan maupun studi banding ke daerah lain sebagai percontohan dalam mengembangkan potensi desanya.

“Kita ada semacam pelatihan dan studi banding. Jadi masyarakat maupun pelaku UMKM kita ajak melihat potensi daerah lain yang sudah berkembang dalam sisi pengelolaan UMKM, lalu kita sesuaikan dengan potensi yang ada di desa kami,” ujarnya.

Aris mengatakan, ada beberapa destinasi wisata yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung di desa tersebut. Di antaranya Air Terjun Kedung Gender sebagai ikon utama, lalu ada wisata glamping, dan wisata jeep.

“Karena salah satu jalur trip wisata di Muria adalah Desa Dukuhwaringin. Sehingga desakami berperan sebagai desa penyangga wisata Muria,” terangnya.

Tak hanya wisata alam, lanjut Aris, desa tersebut juga mengembangkan wisata edukasi, seperti wisata ternak lebah madu dan potensi wisata lainnya yang berbasis kearifan lokal. Menurutnya, tingkat antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke Desa Wisata Dukuhwaringin tergolong cukup baik.

Baca juga: Sambut HPN 2026, PWI Plat K Gelar Lomba Menembak Antar Wartawan 

“Hanya saja kendalanya adalah soal lahan dan lokasi. Untuk pengembangan, kitaa butuh lahan, sementara sebagian besar lahan di sekitar merupakan milik warga setempat,” tuturnya.

Meski begitu, pihaknya optimis wisata alam desa sangat menjanjikan. Tantangan ke depan, terletak pada pengemasan konsep wisata dan strategi pengembangan yang berkelanjutan.

Untuk itu, Pemdes Dukuhwaringin berharap adanya dukungan pemerintah daerah, agar pengembangan wisata dan UMKM dapat berjalan optimal. “Dukungan dari pemerintah, terutama Disbudpar, sangat kami harapkan untuk mendorong kemajuan wisata dan UMKM di Dukuhwaringin,” imbuhnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER