BETANEWS.ID, KUDUS – Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus resmi meluncurkan layanan klinik eksekutif serta taman pada Rabu (28/1/2026). Kehadiran dua fasilitas baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pasien sekaligus mendukung proses pemulihan kesehatan secara lebih menyeluruh.
Pembangunan taman di area rumah sakit mendapat dukungan dari Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF). Selain itu, RSI Sunan Kudus juga menerima bantuan satu unit mobil ambulans dari PT Sukun serta hibah tiga unit sepeda listrik dari Bank Jateng sebagai bentuk sinergi lintas pihak dalam mendukung layanan kesehatan.
Baca Juga: Rabu Pon di Kudus, Ratusan Ayam Petelur dan Bibit Tanaman Dibagikan ke Warga
Direktur RSI Sunan Kudus, dr. Ahmad Syaifuddin, menyampaikan bahwa pembukaan poliklinik eksekutif karena melihat kebutuhan pasar. Menurutnya, banyak warga Kudus dan sekitarnya yang selain memiliki BPJS Kesehatan mereka juga punya asuransi tambahan.
“Sehingga mereka butuh privasi, kenyamanan ketika dilakukan perawatan. Oleh karena itu kami meluncurkan poliklinik eksekutif,” ujar pria yang akrab disapa dr. Ipul tersebut.
Selain itu, kata dia, poliklinik eksekutif, merupakan bagian dari strategi rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Poliklinik eksekutif ini kami siapkan untuk menjawab kebutuhan pasien yang menginginkan pelayanan lebih cepat dan nyaman, namun tetap menjunjung prinsip keadilan bagi pasien BPJS Kesehatan,” bebernya.
Menurutnya, pemisahan layanan antara pasien BPJS dan non-BPJS justru membawa dampak positif bagi kedua kelompok. Pasalnya, tak akan ada lagi antrean panjang.
“Selama ini antrean kerap menumpuk karena pasien BPJS dan non-BPJS bercampur. Dengan sistem baru ini, pasien BPJS justru bisa mendapatkan pelayanan yang lebih optimal dan efisien,” jelasnya.
Berdasarkan data internal rumah sakit, sekitar 85 persen pasien RSI Sunan Kudus merupakan peserta BPJS Kesehatan. Dengan sistem layanan yang terpisah, waktu tunggu pasien BPJS diproyeksikan berkurang secara signifikan.
“Selain mempercepat layanan, poliklinik eksekutif juga menyediakan sejumlah tindakan medis yang belum terakomodasi dalam skema BPJS Kesehatan. Beberapa di antaranya meliputi layanan regenerative medicine, stem cell, pain management, serta tindakan medis khusus lainnya,” rinci dr. Ipul.
Dari sisi fasilitas, lanjutnya, layanan ini ditunjang sistem pendaftaran online berbasis browser yang memungkinkan pasien memilih dokter sebelum datang ke rumah sakit. Seluruh layanan penunjang, mulai dari laboratorium, radiologi, hingga farmasi, terintegrasi dalam satu area pelayanan.
Ruang tunggu poliklinik eksekutif pun dirancang dengan konsep lounge yang lebih nyaman dan humanis, lengkap dengan fasilitas minuman mandiri seperti kopi dan teh. Seluruh dokter spesialis yang bertugas di RSI Sunan Kudus juga melayani di poliklinik ini melalui optimalisasi sumber daya manusia yang telah tersedia.
Baca Juga: Dua Pelajar di Kudus Pesan Paket Celurit, Ngakunya Buat Konten di Medsos
Pada kesempatan yang sama, RSI Sunan Kudus juga meresmikan taman ruang hijau sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan rumah sakit yang lebih ramah pasien dan keluarga. Menurut dr. Ipul, keberadaan taman diharapkan mampu mengurangi kejenuhan pasien serta memberikan manfaat psikologis.
“Orang sakit maupun keluarga yang menunggu pasti merasa lelah dan jenuh. Dengan adanya taman, mereka bisa berinteraksi, bersantai, dan mendapatkan paparan sinar matahari langsung. Harapannya, ini bisa ikut membantu mempercepat proses pemulihan pasien,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

