BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyiapkan langkah penanggulangan banjir jangka menengah dan panjang di Kota Kretek. Di antaranya dengan mengusulkan empat pembangunan kolam retensi kepada pemerintah pusat.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menyampaikan, dengan pemangkasan transfer kas daerah (TKD) yang cukup besar jelas tidak memungkinkan pemerintah daerah membangun sendiri kolam retensi. Apalagi pembangunan tersebut butuh anggaran cukup besar.
Baca Juga: Kades Jati Wetan Kudus: ‘Jika Tak Ada Kolam Retensi Ketinggian Banjir Bisa Lebih 2 Meter’
“Oleh karena itu kami mengusulkan pembangunan empat kolam retensi ke pemerintah pusat. Usulan sudah kami sampaikan ke Kementerian PU (Pekerjaan Umum),” ujar Sam’ani saat meninjau Kolam retensi Jati Wetan, belum lama ini.
Lokasi yang diusulkan dibangun kolam retensi untuk penanggulangan banjir, menurutnya, dua di Kecamatan Kaliwungu dan duanya lagi di Kecamatan Mejobo dan Jekulo. Pasalnya, wilayah tersebut selama ini jadi langganan banjir.
“Untuk Kecamatan Kaliwungu lokasinya itu di Dukuh Kacu, Desa Banget dan Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor. Sedangkan yang dua lagi itu di Desa Kirig, Kecamatan Mejobo serta di Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo,” rincinya.
Dia menuturkan, bahwa ukuran kolam retensi yang diusulkan ke pemerintah pusat kurang lebih sama dengan yang ada Dukuh Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati. Ia berharap usulan tersebut bisa direalisasikan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian PU.
“Ini sebagai upaya dan ihtiar kami untuk menangani banjir di Kudus. Semoga secepatnya bisa terealisasikan,” harapnya.
Sebagai informasi, sudah hampir sepekan Kabupaten Kudus dikepung bencana. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus per Jum’at (16/1/2025) sebanyak 64 desa di 9 kecamatan terdampak bencana.
Ada tiga bencana yang terjadi di Kabupaten Kudus. Yakni, longsor, puting beliung dan banjir. Terjadi 127 titik longsor dan sebanyak 7.409 rumah terdampak bencana.
Baca Juga: Polres Kudus dan Tim Psikologi Polda Jateng Beri Trauma Healing Anak-Anak Korban Banjir
Warga yang terdampak bencana ada 47.165 jiwa dari 15.005 Kepala Keluarga (KK). Sementara bencana banjir juga makin meluas dengan merendam 5.890 rumah warga.
Warga yang mengungsi ada 1.805 jiwa dari 678 KK. Bencana di Kudus juga telah menelan tiga korban jiwa. Satu akibat longsor, sementara yang dua dikarenakan kecelakaan air.
Editor: Haikal Rosyada

