BETANEWS.ID, PATIĀ – Jagat dunia maya digegerkan dengan penemuan diduga “harta karun” di sungai Dukuh Kincir, Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Adanya temuan harta karun itu diunggah di Facebook oleh akun Mbah Brek.
Sang pemilik akun mengunggah video menjadi beberapa bagian. Dalam video tersebut tampak ada beberapa orang menyusuri sungai. Mereka menyebar ke beberapa titik untuk mendulang pasir. Ada yang mengaku mendapatkan emas, hingga barang-barang antik. Mulai dari cincin hingga tusuk konde.
Baca Juga: Inovasi Smart Adaptive Classroom Bawa MA Salafiyah Kajen Juara Olimpiade Internasional
Di dalam video itu pula, sang pembuat video menarasikan bahwa mereka sedang melakukan aktivitas berburu emas sejarah kejayaan Suku Kalang atau Arya pada zaman Le Muria.
Supriyadi, salah satu warga setempat, mengaku justru tidak tahu-menahu mengenai temuan emas yang tengah viral tersebut.
“Saya pribadi sebagai warga sini malah belum tahu kalau ada kabar viral itu. Baru hari ini dapat kabar dari Pak Lurah,” ujar Supriyadi saat diwawancarai di pinggir sungai yang diduga menjadi lokasi penemuan, Jumat (26/12/2025).
Meskipun warga lokal seperti Supriyadi mengaku tidak melihat langsung adanya emas, ia membenarkan bahwa ada sejumlah orang dari luar daerah yang datang ke sungai tersebut untuk mengadu nasib. Berdasarkan informasi yang ia terima, para pencari emas tersebut bukan merupakan penduduk asli desa setempat.
“Kalau nggak salah dari keterangan warga, ada yang bilang orang Kudus (wilayah lain) atau warga mana gitu. Bukan warga sini,” tambahnya.
Menurut Supriyadi, para pendatang ini mulai terlihat melakukan pencarian emas sejak beberapa hari lalu. Meski kabar ini menyebar luas, ia sendiri belum bisa memastikan apakah mereka benar-benar berhasil mendapatkan emas atau tidak, apalagi mengenai bentuk dan kualitas emas yang ditemukan.
Menanggapi fenomena ini, warga mengaku tidak merasa resah. Sebaliknya, jika kabar tersebut benar, warga menyambutnya dengan tangan terbuka sebagai potensi tambahan penghasilan bagi masyarakat sekitar.
“Kalau memang ada, ya malah senang. Bagus kalau warga sini bisa ikut cari, jadi tambah penghasilan. Tapi ya ada dan tidaknya (emas) belum tahu pasti,” ucapnya.
Bhabinkamtibmas Desa Wegil, Aipda Nur Rohim, menjelaskan, aksi pemburuan harta karun itu sudah berlangsung dalam lima hari terakhir. Mereka bukanlah warga setempat, melainkan dari Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.
Sepengetahuannya, barang-barang yang ditemukan kemungkinan tidak berharga. Mungkin ada yang menemukan cincin atau menemukan benda menyerupai emas, tapi belum dikonfirmasi bahwa itu memang benar-benar emas atau bukan.
“Beberapa hari ini mereka melakukan pencarian barang-barang yang ada di sungai. Ada yang menemukan cincin, ada yang menemukan benda-benda yang sifatnya buangan,” ungkapnya.
Meski viral di media sosial, tapi menurutnya warga setempat tidak tertarik untuk ikutan berburu. Hanya ada satu atau dua warga yang datang ke lokasi karena ingin tahu dan melihat aktivitas mereka.
“Dari warga sini pun istilahnya membiarkan dan tidak terlalu mempedulikan. Warga tidak begitu mempermasalahkan kegiatan tersebut, karena tidak mengganggu lingkungan dan tidak mengganggu masyarakat sini,” katanya.
Sepengetahuannya, dari dulu Dukuh Kincir tak punya potensi untuk penambangan emas di sungai atau pendulangan emas. Sehingga, dirinya juga belum bisa memastikan apakah penemuan emas itu benar apa tidak.
Baca Juga: Pati Angkat Seni Pertunjukan sebagai Pilar Ekonomi Kreatif
“Dukuh Kincir ini potensi untuk penambangan emas di sungai atau pendulangan emas ini belum pernah terjadi,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi terkait perburuan harta Karun itu, pemilik akun Facebook pengunggah video, Mbah Brek, belum memberikan jawaban.
Editor: Haikal Rosyada

