31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Jembatan Paling Tua di Kesambi Kudus Ambles, Diduga Akibat Kiriman Sampah hingga 200 Kubik

BETANEWS.ID, KUDUS – Jembatan 1 Desa Kesambi, Kecamatan Jekulo, ambles, Kamis (4/12/2025). Peristiwa itu diduga disebabkan karena kiriman sampah dari hulu yang diperkirakan sampai 200 kubik.

Kepala Desa Kesambi, Mokhamad Masri mengatakan, bahwa kejadian longsornya jembatan terjadi pada pukul 13.40 WIB. Di mana ketika itu, Desa Kesambi diguyur hujan deras selama setengah jam sejak pukul 11.00-11.30 WIB. 

Baca Juga: APBD Kudus 2026 Disahkan, DPRD Tekankan Prioritas Layanan Publik

-Advertisement-

“Lalu 12.52 banjir datang, karena yang datang sampahnya sangat luar biasa (banyak). Sedangkan Pemdes belum sampai tiga pekan ini sudah membersihkan sampah belum sampai kelar, ini datang lagi. Kemudian pukul 13.40 terjadi pondasi jembatan longsor atau patah,” katanya saat ditemui di lokasi.

Akibatnya, jembatan saat ini tidak lagi bisa menjadi akses bagi warga setempat. Saat ini kondisi jembatan bahkan terlihat miring, dari sebelah barat naik dan sebelah timur turun.

Pihaknya saat ini telah memberikan batas, agar jembatan tidak dilalui oleh masyarakat. Hal itu dilakukan demi untuk memberikan keselamatan bagi warga sekitar. 

“Penanganan sementara saat ini agar tidak menjadikan musibah ke masyarakat. Sehingga kita kasih rambu-rambu agar warga tidak lewat jembatan tersebut,” tuturnya. 

Ia menjelaskan, pemicu terjadinya Jembatan 1 Desa Kesambi ambles, karena jembatan tertutup oleh sampah yang begitu banyak. Tidak adanya celah air untuk mengalir, sehingga menggerus pondasi dan terjadilah peristiwa itu. 

“Kalau kita lihat debitnya tidak tinggi, atau masih di batas wajar. Cuma sampah yang datang sangat banyak. Kalau warga Kesambi adanya kondisi banjir sudah terbiasa, ini tadi pada kaget karena jembatan ini meruapkan jembatan paling kuat, paling lama yakni dibangun pada 1981,” ujarnya.

Saat ini pihak desa sudah melakukan koordinasi dengan pihak PUPR dan BPBD Kudus untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. Ia mengaku siap apabila diperbantukan untuk membersihkan sampah yang ada. 

“Volume sampah lebih dari 40 unit dam truk kalau diambil. Satu truk dibuat rata-rata 5 kubik jadinya sekitar 200 kubik sampah, apalagi kayunya besar-besar,” jelasnya. 

Baca Juga: Unik, SPPG di Kudus Ini Bagikan MBG Pakai Kostum Superhero

Diketahui, panjang jembatan yang mengalami ambles tersebut sekitar 20 meter dengan lebar 2 meter. Jembatan tersenut menghubungkan dua RW, yang mana RW 3 menjadi RW yang paling terdampak karena akses jalannya terdekat dari jembatan tersebut.

“Akses tidak ada masalah. Cuma karena sudah terbiasa bahwa di Jembatan 1 ini memang menjadi akses penghubung yang paling dekat, jadi agak repot,” imbuhnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER