Tragis, Baru Dua Laga Awal, Persipa Pati Pecat Pelatih

BETANEWS.ID, PATI — Hanya butuh waktu enam hari dan dua kekalahan pahit bagi Manajemen Persipa Pati untuk menjatuhkan palu godam pemecatan. Rudi Widodo, sang juru taktik yang baru dipercaya menahkodai tim, harus angkat kaki dari kursi pelatih setelah gagal total mengangkat performa Laskar Saridin di awal Liga Nusantara 2025/2026.

Keputusan mengejutkan ini yang langsung memicu gejolak di kalangan Patifosi diambil saat Kebo Landoh terperosok di dasar klasemen Grup A.

Baca Juga: Persipa Takluk dari Dejan FC pada Laga Perdana Liga Nusantara

-Advertisement-

Kabar “cerai” ini mulai tersiar setelah Persipa Pati mengeluarkan pernyataan resmi melalui akun media sosial mereka.

Postingan tersebut mengindikasikan adanya kesepakatan damai dalam pengakhiran kerja sama, meski publik menduga ini adalah pemecatan paksa akibat performa tim yang mengenaskan.

Berikut pernyataan perpisahan yang diunggah klub. ”Terima kasih Coach Rudi Widodo atas komitmen dan perjuangan yang telah diberikan kepada Persipa Pati. Dengan penuh hormat, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama. Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan Coach ke depan. Once Red Always Red,” begitu unggahan akun Persipa Pati.

CEO Persipa Pati, Rafi Rizqullah Arifin, membenarkan kabar tersebut. Ia mengaku jajarannya sudah sepakat memutus kerja sama dengan Coach Rudi Widodo. Meski tak menjelaskan alasan pemecatan secara rinci, performa skuad Persipa yang belum menunjukkan perbaikan di dua laga ditengarai menjadi faktor utama.

“Yes, betul. Tadi malam saya sudah bulat memutuskan kerjasama dengan Coach Rudi. Untuk penggantinya tunggu saja,” ujar Rafi, Kamis (4/12/2025).

Seperti diketahui, dalam dua laga awal Liga Nusantara 2025/2026, Laskar Saridin tak mendapatkan satu poin pun, bahkan sama sekali tak menunjukkan perlawanan berarti.

Laga Perdana pada 28 November 2025, Persipa Pati kalah 2-1 saat meladeni Dejan United FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang. Penderitaan bertambah karena mereka harus bermain dengan 10 pemain di babak kedua setelah salah satu pemain diganjar kartu merah.

Baca Juga: Takluk 3-2 Lawan PSBS Biak, Pemain Persijap Akui Kesulitan

Kemudian, laga kedua pada 3 Desember 2025, hasil tak memuaskan kembali terjadi saat melawan Batavia FC di stadion yang sama. Persipa kalah dari Batavia dengan skor dua gol tanpa balas.

Kondisi ini membuat Laskar Saridin  tertahan di dasar klasemen Grup A, memaksa manajemen mengambil keputusan untuk menyelamatkan muka klub dari kejaran jurang degradasi.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER