31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

60 Dapur SPPG Kudus yang Beroperasi Sudah Kantongi SLHS

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kudus yang telah beroperasi mensuplai program makan bergizi gratis (MBG) seluruhnya mengantongi izin Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Hal itu dikatakan oleh Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Nuryanto.

Berdasarkan data dari DKK Kudus, jumlah dapur SPPG di Kudus saat ini sudah ada 73 unit. Terdiri 60 unit dapur telah beroperasi dan resmi mengantongi SLHS dan 13 dapur lainnya belum beroperasi. 

Baca Juga: Operasi Zebra Candi 2025 di Kudus: 648 Pelanggar Ditindak, 950 Ditegur

-Advertisement-

“Dari jumlah yang sudah beroperasi sebanyak 60 dapur, semuanya sudah mengantongi izin. Sisanya masih dalam proses pelatihan untuk mendapatkan SLHS,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (2/12/2025).

Ia menuturkan, bahwa dapur SPPG yang sudah mulai mendistribusikan MBG ke beberapa sekolah harus sudah mendapkan SLHS. Hal itu sesuai dengan arahan Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris dalam memenuhi kelayakan pelayanan makanan bagi anak. 

Selain 13 dapur yang belum beroperasi mengikuti pelatihan, setidaknya total ada 60 dapur yang saat ini juga tengah mengikuti pelatihan untuk memenuhi persyaratan mendapatkan SLHS. Menurutnya, pelatihan yang diajarkan sesuai dengan ketentuan, seperti keamanan pangan dari dampak obat-obatan kimia.

“Lalu tentang laik ijin personal (petugas), laik ijin dapur MBG, tentang dampak makanan yang berakibat penyakit, serta tentang dampak penggunaan makanan berbahan kimia,” jelasnya.

Ia menjelaskan, adanya pelatihan yang diberikan tersebut, banyak yang sebelumnya tidak mengerti akan keamanan pangan. Dengan begitu, mereka akan lebih mengetahui tentang keamanan pangan yang akan dikonsumsi.

Baca Juga: Bakal Direlokasi ke Pasar Anyar, Begini Keluhan Para Pedagang Pasar Bitingan Kudus

“Jadi untuk manfaatnya tidak hanya itu, dalam pelatihan tersebut juga ada transfer keamanan pangan yang disampaikan kepada peserta,” ujarnya.

Dia berharap, semua petugas yang terlibat, pembelian bahan baku, proses memasak, penyajian, serta distribusi, dalam keadaan aman. Sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan pelayanan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER