BETANEWS.ID, JEPARA – Seniman enam daerah yang berasal dari Pati, Grobogan, Rembang, Kudus, Jepara, dan Blora kembali mengadakan Gelar Budaya Plat K yang ke-tiga kalinya di Joglo Garuda Gung, Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara pada Sabtu-Minggu (29 November – 1 Desember, 2025).
Terdapat berbagai jenis kesenian yang ditampilkan, mulai dari pameran seni rupa berupa lukisan, instalasi dan patung hingga penampilan musik, kentrung, barongan, puisi, serta perform art.
Baca Juga: Berikan Sajian Tak Biasa, Teater Minatani Pati Bakal Pentaskan “MARTIR” di Kudus dan Semarang
Koordinator Lapangan (Korlap) Gelar Budaya Plat K, Citra Dwi Kurniawan dari Dapur Seni Studio Welahan mengatakan dalam pelaksanaannya, Gelar Budaya Plat K sengaja diadakan di daerah desa.
Dengan tujuan untuk memperkenalkan dan mendekatkan pertunjukan seni kepada masyarakat. Selain itu, Citra melanjutkan masyarakat juga bisa menyaksikan hiburan seni lewat berbagai pertunjukan yang ditampilkan.
“Di Jepara, kita sengaja pilih di Daerah Mlonggo. Selain karena memang ada yang memfasilitasi, lokasinya juga dekat dengan pemukiman warga. Sehingga saat ada suara gamelan misalnya, masyarakat akan langsung datang,” kata Citra saat ditemui di lokasi, Sabtu (29/11/2025).
Citra mengatakan Gelar Budaya Plat K sendiri berangkat dari keresahan para seniman yang merasa bahwa kesenian dari daerah utara belum bisa berkembang luas seperti di daerah selatan. Seperti Yogyakarta, Solo, dan Magelang.
Citra melanjutkan, kesenian di daerah utara yang melingkupi enam wilayah seperti sudah disebutkan sebelumnya, selama ini memang masih hidup dan masih membuat pertunjukan.
“Hanya saja dengan adanya Plat K ini, kita ingin kesenian di wilayah utara spesifikasinya bisa lebih dipertajam lagi,” ujarnya.
Melalui seni pertunjukan, Citra ingin bisa menularkan spirit energi kepada masyarakat untuk mengingatkan hal-hal yang sekarang ini sedang terjadi.
“Seperti misalnya adanya hutan gundul, tanah longsor. Lewat seni pertunjukan kita ingin menyadarkan masyarakat terkait isu-isu yang memang butuh untuk kita perhatikan,” katanya.
Baca Juga: Teater As STAI Pati Hidupkan Kembali Panggung Kesenian Lewat Pentas Produksi “Sukma”
Citra berharap, melalui Gelar Budaya Plat K yang digelar selama tiga hari, tidak hanya memberikan hiburan seni pertunjukan kepada masyarakat, tetapi juga bisa menumbuhkan ruang ekonomi.
“Harapan kita seni pertunjukan ini tidak hanya bisa dinikmati, tapi bisa juga membuat ruang ekonomi di masyarakat ini bisa tumbuh,” tambahnya.
Editor: Haikal Rosyada

