Dianggarkan Rp4,5 Miliar, Rumah Dinas Baru Bupati Jepara Mulai Dibangun Tahun Depan 

BETANEWS.ID, JEPARA – Rumah Dinas baru bagi Bupati Jepara rencananya baru akan dimulai dibangun pada tahun 2026 mendatang dengan anggaran sekitar Rp4,5 miliar. 

Seperti diketahui, Rumah Dinas Bupati Jepara selama ini bertempat di Pendapa Jepara. Namun, mulai tanggal 15 November 2025, Pendapa itu resmi beralih fungsi menjadi Museum RA. Kartini. 

Baca Juga: Potensi Alam Hingga Karya Seni di Kawasan Timur Jepara Bakal Dikembangkan Jadi Paket Wisata 

-Advertisement-

Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan untuk sementara waktu, ia masih menempati satu ruang khusus di bagian ndalem atau ruangan inti Pendapa Jepara. 

“Kami sementara menempati satu kamar yang tersisa di area lama. Pembangunan rumah dinas baru dilakukan bertahap sesuai kesiapan,” katanya pada Selasa, (18/11/2025). 

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Jepara, Ary Bachtiar menjelaskan rencana pembangunan rumah dinas baru bagi Bupati Jepara saat ini sedang memasuki tahap penyusunan konsep pembangunan rumah. 

Di tahap awal, sebelum pembangunan rumah dinas itu dimulai, pihaknya kini sedang membangun lapangan tenis baru sebagai pengganti lapangan tenis lama yang berada di belakang Pendapa Jepara. 

“Persiapan rumah dinas bupati ini kami membangun lapangan tenis dulu. Di tahun ini sedang kita bangun dan harapannya bisa diselesaikan tahun depan,” katanya. 

Setelah pembangunan lapangan tenis itu selesai, Ary melanjutkan baru nantinya pembangunan rumah dinas baru bagi Bupati Jepara akan dimulai. 

Untuk konsepnya, Ary mengatakan sesuai permintaan dari Bupati Jepara, rumah dinas itu diharapkan tetap terhubung dengan Pendapa Jepara. Sedangkan untuk konsep rumah dinasnya, Ary melanjutkan Bupati meminta agar tetap mengusung konsep Jawa. 

“Rumah dinas nantinya akan terintegrasi dengan pendapa, dengan sentuhan filosofi Jawa yang kental. Baik bentuk bangunan maupun tata ruangnya akan mencerminkan identitas Jepara. Permintaan pak Bupati seperti itu,” jelasnya. 

Lokasi pembangunannya yaitu berada tepat di belakang Pendapa Kabupaten, sehingga seluruh pusat aktivitas pemerintahan terkonsolidasi dalam satu kawasan.

Baca Juga: Tragis! Bocah 13 Tahun di Jepara Disetubuhi Tiga Pria Dewasa 

Kemudian untuk anggarannya, yaitu sekitar Rp4,5 miliar. Meski demikian, penggunaan anggaran tetap mengikuti prioritas kebutuhan daerah.

“Anggaran sudah disiapkan, tetapi pembangunan tetap kami sesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan Jepara secara keseluruhan,” pungkasnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER