Potensi Alam Hingga Karya Seni di Kawasan Timur Jepara Bakal Dikembangkan Jadi Paket Wisata 

BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kembali menggelar Program Bupati Ngantor di Desa. Di edisi ke-6, program tersebut dilaksanakan di BBC Park, Desa Muryolobo, Kecamatan Nalumsari.  

Wilayah yang berada di kawasan timur Kabupaten Jepara dan berbatasan dengan Kabupaten Kudus tersebut, memiliki beragam potensi desa, mulai dari wisata alam hingga karya seni. 

Baca Juga: Tragis! Bocah 13 Tahun di Jepara Disetubuhi Tiga Pria Dewasa 

-Advertisement-

Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan potensi itu yang nantinya akan dikembangkan menjadi paket wisata terintegrasi.  

“Di Kecamatan Nalumsari, akan kita fokuskan di wisata, baik (wisata) alam maupun karya seni (berupa) gebyok,” kata Wiwit saat ditemui di Lokasi Ngantor di Desa Muryolobo, Selasa (18/11/2025). 

Di Kecamatan Nalumsari mengatakan total terdapat 15 desa. Namun, hanya tujuh desa yang akan dikembangkan menjadi wisata terintegrasi.  

Sebagai persiapan, Wiwit meminta kepada kepala desa serta penanggungjawab program Bupati Ngantor di Desa di Kecamatan Nalumsari untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM). 

Melalui program pelatihan dan pendampingan secara intensif. Sehingga nantinya program wisata terintegrasi di Kecamatan Nalumsari bisa bertahan lama dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. 

“Model pelatihannya seperti apa, nanti saya serahkan ke kepala desa dan PIC. Tapi saya berharapnya ada pelatihan dan pendampingan, supaya bisa sepanjang tahun,” ujar Wiwit. 

Sementara itu, PIC Program Bupati Ngantor di Kecamatan Nalumsari, Edy Sudjatmiko yang merupakan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kabupaten Jepara mengatakan paket wisata yang nantinya ditawarkan, diantaranya kunjungan ke sentra gebyok, serta wisata alam. 

Di Kabupaten Jepara, daerah yang memproduksi ukiran gebyok juga hanya ada di Kecamatan Nalumsari. 

“Pusatnya ada di empat desa. Yaitu Desa Bategede, Gemiring Lor, Gemiring Kidul, dan Jatisari,” sebut Edy. 

Sedangkan untuk kawasan wisata alam yang nantinya ditawarkan yaitu Kawasan Wisata Hutan Sreni di Desa Bategede serta wisata buatan yang menawarkan edukasi kepada anak-anak di BBC Park, Desa Muryolobo. 

“Persiapannya akan kita mulai di tahun 2026, termasuk persiapan lahan yang nantinya untuk shelter pertama, kedua, yang dimulai dari Desa Tunggulpandean,” katanya. 

Pemerintah Desa Tunggulpandean menurutnya sudah menyiapkan lahan seluas 1,4 hektare. Paket wisata terintegrasi itu rencananya akan mulai dibuka pada tahun 2027 mendatang. 

Baca Juga: Tiket Masuk Museum Kartini di Pendopo Jepara Gratis Hingga Awal Tahun 2026, Ini Jam Kunjungannya 

“Tahun depan kita fokus di penyiapan SDM, sehingga pada saat nanti dilaunching, sudah siap semua,” jelasnya. 

Paket wisata itu ditarget tidak hanya menarik kunjungan wisatawan lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER