BETANEWS.ID, KUDUS – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus kini resmi beroperasi. Hal itu dalam rangka memperkuat ekonomi desa dan mendukung pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai program kerja pemerintahan Prabowo Subianto.
Launching KDMP dan peresmian gedung Graha Jati Semi, dihadiri langsung oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, Sabtu (8/11/2025) malam. Ada beberapa lini usaha yang dijalankan dalam upaya memperkokoh ekonomi kerakyatan di desa tersebut.
Baca Juga: Gerakan Kudus Asik Bikin Dapur MBG jadi Higenis
Ketua KDMP Jati Wetan, Imam Wahyudi mengatakan, beberapa unit usaha yang telah berjalan meliputi gerai sembako, pupuk, dan gas. Koperasi tersebut mulai bergerak sejak 20 Mei 2025, dengan jumlah anggota aktif sebanyak 66 anggota, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga setempat.
“Kami ingin koperasi ini menjadi wadah ekonomi masyarakat desa. Prinsipnya (keuntungan) dari anggota untuk anggota,” katanya.
Ia menuturkan, adanya kopdes dapat menjadi palang pintu penguatan ekonomi rakyat sekaligus memperluas kesempatan usaha bagi warga. Terlebih, keberadaan kopdes dapat saling bersinergi dengan program MBG yang berada di desa tersebut.
“Untuk warung sembako dimungkinkan untuk berkolaborasi dengan kita. Jadi mereka bisa mengambil barang ke kita (KDMP) untuk dijual kembali,” jelasnya.
Terpisah, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati. Di mana desa tersebut berhasil membentuk Kopdes dan membangun gedung representatif sebagai pusat kegiatan masyarakat setempat.
Tak hanya itu, keberadaan kopdes menjadi langkah kongkret dalam upaya mendukung program Presiden Prabowo Subianto, utamanya dalam memperkokoh perekonomian rakyat.
“Langkah ini harus ditiru desa-desa lain di Kabupaten Kudus. Sebab Kopdes akan menjadi mitra dalam mendukung program MBG,” jelasnya.
Menurutnya, Kopdes sangat berperan sebagai pemasok bahan kebutuhan pokok bagi dapur MBG. Di antaranya seperti telur, daging, tahu, dan tempe. Outputnya, sinergi tersebut dapat menciptakan perekonomian lokal menjadi kuat.
Baca Juga: Gelar Konsultasi Publik, Disnakerperinkop Kudus Banyak Dapat Masukan Terkait Kopdes Merah Putih
“Kalau suplai bahan MBG bisa diambilkan dari Kopdes, ekonomi masyarakat semakin tumbuh berkembang. Kami pastikan program MBG di Kudus berjalan optimal, dengan bahan bakunya benar-benar dari pelaku usaha lokal,” ujarnya.
Dalam mendukung keberadaan program nasional tersebut, pihaknya meminta ASN di lingkungan Pemkab Kudus menjadi anggota kopdes.
Editor: Haikal Rosyada

