31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Warga Jepang Pakis Nyaris Geruduk PLN Kudus, Ada Apa?

BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan warga Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, nyaris melakukan aksi ke kantor PLN Kudus pada Jumat (31/10/2025). Aksi itu merupakan buntut dari sering terjadinya pemadaman listrik di wilayah mereka, terutama di RW 2, 4, dan 5 yang berlangsung hampir setiap malam antara pukul 17.00 hingga 22.00 WIB selama tiga hingga empat bulan terakhir.

Kepala Desa Jepang Pakis, Sakroni mengatakan, rencana aksi warga berhasil diredam setelah pihak kepolisian dari Polsek Jati dan Polres Kudus turun tangan. Warga pun akhirnya sepakat tidak jadi mendatangi kantor PLN setelah ada kesepakatan bahwa pihak PLN akan datang langsung ke desa untuk berdialog.

Baca Juga: DPRD Kudus Desak Perbaikan LPJU, Banyak Ruas Gelap Rawan Kejahatan

-Advertisement-

“Masyarakat sudah kami redam, PLN juga sudah datang menemui kami dan berjanji besok akan menindaklanjuti keluhan warga, termasuk soal penambahan travo,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (31/10/2025).

Menurutnya, persoalan utama yang dikeluhkan warga adalah lemahnya daya listrik di wilayah tertentu. Kondisi tersebut menyebabkan lampu sering padam di malam hari dan mengganggu aktivitas warga bahkan dianggap merugikan warga setempat.

“Kata PLN, daya travo memang sudah sesuai kapasitas, tapi penggunaannya melebihi batas. Mungkin ada pencurian arus atau sambungan ilegal. Tapi itu bukan urusan kami, silakan ditindak, yang penting jangan sampai warga kami dirugikan,” tegasnya.

Sakroni menjelaskan, aduan warga sebenarnya sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu melalui kanal pengaduan Wadul K1 K2. Namun hingga kini belum ada penanganan berarti.

“Awalnya hanya RW 2 yang terdampak, tapi sekarang sudah melebar ke RW 4 dan RW 5. Warga RW 2 sudah dua kali mengadu, tapi belum ada respon nyata,” katanya.

Hasilnya, kata dia, pihak PLN berjanji akan menindaklanjuti keluhan masyarakat. Salah satunya adalah melakukan penambahan daya travo listrik di desa tersebut.

Diketahui, hampur 100 warga hadir dalam pertemuan tersebut. Situasi di lokasi saat ini dilaporkan kondusif setelah adanya mediasi antara warga, perangkat desa, dan pihak kepolisian.

Baca Juga: Banyak Warga Kudus Berharap Kopdes Merah Putih Jalankan Usaha Simpan Pinjam

Berdasarkan laporan dari Polsek Jati kepada Polres Kudus, tindakan pengamanan dan penggalangan dilakukan sejak pagi hari di Balai Desa Jepang Pakis guna mencegah aksi warga ke PLN Kudus.

“Sampai saat ini situasi masih dalam keadaan terkendali,” tulis laporan oleh Polsek Jati, AKP Hadi Noor Cahyo.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER