BETANEWS.ID, KUDUS – Jalan Lingkar Timur Kabupaten Kudus akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), jalan nasional yang kondisinya rusak parah itu akan segera dibangun ulang dengan anggaran mencapai sekitar Rp100 miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, Harry Wibowo, mengungkapkan bahwa kerusakan di ruas tersebut sudah berlangsung lama dan kerap menimbulkan kecelakaan. Menurutnya, perbaikan menyeluruh memang sangat mendesak dilakukan agar tidak terus memakan korban.
Baca Juga: Empat Mahasiswa UMKU Bakal Magang ke Jepang, Target Berangkat Desember 2025
“Sepanjang tahun ini saja sudah terjadi sekitar 30 kecelakaan di Jalan Lingkar Timur Kudus, dan tiga di antaranya meninggal dunia,” ungkap Harry kepada Betanews.id di Pendopo Kudus, belum lama ini.
Ia menjelaskan, pembangunan jalan ini akan dilakukan oleh pemerintah pusat sebagai bagian dari proyek nasional. Berdasarkan informasi yang diterima, pekerjaan fisik akan dimulai dari selatan Terminal Induk Jati hingga Pertigaan Lampu Merah Ngembal, Kudus.
“Ruas yang akan dibangun panjangnya kurang lebih empat kilometer, dengan lebar sekitar 12 meter. Untuk pembangunannya, pemerintah pusat memilih metode betonisasi karena dinilai lebih kuat dan tahan lama dibanding aspal biasa,” jelasnya.
Proyek tersebut kini sedang dalam tahap persiapan administrasi. Harry menyebut, proses lelang pengadaan barang dan jasa direncanakan berlangsung pada November 2025 mendatang. Setelah pemenang lelang ditetapkan, pekerjaan fisik akan segera dimulai.
“Semoga pelaksanaannya bisa tepat waktu dan tidak ada pengurangan anggaran, karena ruas jalan ini sangat vital dan sudah lama ditunggu masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Cerita Tiara Ikuti Job Fair Kali Pertama, Adanya Walk In-Interview Jadi Pemantik Dirinya Datang
Harry menegaskan, perbaikan jalan ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas sekaligus memperlancar arus kendaraan dari arah selatan menuju kawasan industri dan pusat kota Kudus. Selain itu, proyek ini juga akan mendukung mobilitas ekonomi antarwilayah.
“Kalau sudah dibeton, tentu akan jauh lebih aman dan nyaman. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah memberi perhatian terhadap infrastruktur di Kudus,” harapnya.
Editor: Haikal Rosyada

