31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Empat Mahasiswa UMKU Bakal Magang ke Jepang, Target Berangkat Desember 2025

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) lolos dan diterima magang ke Jepang. Saat ini keempat mahasiswa tersebut tengah menjalani pelatihan intensif sebagai persiapan program yang dicanangkan oleh kampus tersebut.

Rektor UMKU, Dr. Edy Soesanto mengatakan, keempat mahasiswa tersebut merupakan hasil seleksi dari 20 peserta yang mendaftar. Mereka akan mengikuti magang di rumah sakit dan panti jompo di Jepang.

Baca Juga: UMKU Isyaratkan Buka Program Pascasarjana, Dua Prodi Ini Jadi Pilihan

-Advertisement-

“Kebetulan kami ada program magang. Empat mahasiswa kami diuji untuk mengikuti magang ke Jepang. Sekarang baru proses pelatihan, harapannya satu bulan sudah kelar,” jelasnya usai mewisuda 630 mahasiswa dan spah profesi di Crystal Building, Kamis (9/10/2025).

Edy menuturkan, program magang di Jepang memiliki durasi minimal enam bulan. Selama magang, kegiatan mahasiswa tetap diakui sebagai bagian dari proses perkuliahan di UMKU sehingga tidak memperpanjang masa studi.

“Harapannya dengan adanya mahasiswa magang di sana, selama proses di sana tetap diakui proses perkuliahan di UMKU. Jadi waktunya tidak tambah panjang, tetap sesuai kurikulum,” tuturnya.

Selain Jepang, UMKU sebenanrnya juga mendapat tawaran kerja sama magang dari Jerman. Namun, untuk sementara program tersebut masih dalam tahap persiapan karena pelatihan bahasa Jerman membutuhkan waktu lebih lama.

“Tawaran dari Jepang sebenarnya juga diikuti tawaran ke Jerman, tapi mahasiswanya masih perlu latihan. Karena pelatihan bahasa Jerman agak susah,” ujarnya.

Baca Juga: Jumlah Wisudawan UMKU Meningkat, Rektor: “Harus Jadi Alumni yang Langka seperti Berlian”

Ia menargetkan, jika semua berjalan lancar, keempat mahasiswa tersebut dapat diberangkatkan pada Desember 2025 mendatang. Menurutnya, sejumlah alumni UMKU telah berhasil berkarier di berbagai sektor, termasuk sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang kini ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Alumni kita beberapa ada yang masuk PNS, termasuk ada yang bekerja di IKN. Rata-rata dari jurusan akuntansi, keperawatan, dan kebidanan. Ada lebih 20 orang, tapi kalau 50 masih kurang,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER