31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Lakukan Pemeriksaan Fisik di Jalan Kudus-Purwodadi, Pekerjaan Diklaim Memenuhi Syarat

BETANEWS.ID, KUDUS – Perbaikan Jalan Kudus-Purwodadi yang dikerjakan oleh pihak ketiga kini dilakukan pemeriksaan fisik. Hal tersebut untuk memastikan dan supaya persyaratan penagihan pekerjaan jalan dari CV Guna Karya Putra sebagai pemenang kontrak rehabilitasi jalan sesuai dengan perjanjian kerja.

Tampak sejumlah petugas mengukur pekerjaan jalan yang sudah rampung dan bisa dilewati oleh kendaraan. Ada beberapa titik yang diambil sampel dalam pemeriksaan fisik tersebut.

Baca Juga: Disebut Salah Data Oleh Bahlil Terkait Subsidi Elpiji 3Kg, Menkeu Purbaya Angkat Suara

-Advertisement-

Konsultan CV Manggala Karya, Romy Agung mengatakan, pemeriksaan fisik yang dilakukan meliputi panjang dan lebar perbaikan. Mulai dari titik Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati hingga di titik Desa Sambung, Kecamatan Undaan.

“Pemeriksaan untuk penagihan pertama, pemeriksaan fisik, mulai pekerjaan dari panjang dan lebarnya, diperiksa untuk persyaratan penagihan. Jadi memastikan supaya pekerjaan ini sesuai standart,” bebernya di sela kegiatannya, Jumat (3/10/2025).

Ia menyebut, dari hasil pemeriksaan itu pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor telah memenuhi syarat. Sehingga jalan yang diperbaiki diharapkan bisa bertahan lama.

“Sejauh ini sesuai dengan yang telah dimasukan dalam rekap, baru mulai di tiga titik sesuai dengan pengerjaan. Tidak semuanya akan diperiksa, tapi kita ambil sampelnya, sampai di titik Desa Sambung,” tuturnya.

Terlebih, kata dia, pemeriksaan mutu kualitas beton juga dilakukan secara berkala. Baik tujuh hari hingga 28 hari usai pengecoran jalan, supaya mutu kualitas beton benar-benar sesuai standar.

Ia menyampaikan, saat ini progres perbaikan jalan Kudus-Purwodadi sudah mencapai 72 persen. Dengan pekerjaan galian menggunakan alat berat sudah sampai di ujung di titik Desa Lambangan.

“Jadi pekerjaan sudah sampai di ujung. Nanti setelah itu selesai akan kembali lagi dan mulai dari titik awal di titik Desa Tanjungkarang,” ungkpanya.

Baca Juga: Biasa Makan Soto Kudus, Menkeu Purbaya Kaget Dihidangi Soto Ayam

Menurutnya, pengerjaan proyek itu dilakukan berkala dari satu sisi jalan terlebih dahulu. Supaya untuk memanajemen lalu lintas dan mengurai kemacetan jalan di sana.

“Karena pengerjaan sejauh ini diambil sebelah-sebelah untuk manajemen lalu lintas. Jadi untuk mengurai kemacetan agar tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan,” tuturnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER