BGN Tambah Target Dapur MBG di Jepara Jadi 131 SPPG 

BETANEWS.ID, JEPARA – Badan Gizi Nasional (BGN) menambah target pendirian dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jepara. 

Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar menyebutkan semula target pendirian Dapur SPPG di Kabupaten Jepara yaitu 126 dapur. Namun kini target tersebut ditambah, menjadi 131 Dapur SPGG.  

Baca Juga: 35 Siswa di Jepara Diduga Keracunan Menu MBG 

-Advertisement-

“Targetnya semula 126, tapi tadi informasi dari BGN itu tambahan 5, jadi total nanti ada 131 SPPG,” katanya saat ditemui di Kantor Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara, Senin (29/9/2025). 

Hajar melanjutkan, tambahan 5 SPPG tersebut merupakan dapur yang akan dibangun oleh BGN. Salah satunya yaitu di Kecamatan Karimunjawa.  

“Dari BGN pusat mau bangun di Jepara itu 5. Saat ini baru tahap verifikasi dokumen, termasuk tempat, salah satunya nanti di Karimunjawa,” tambahnya. 

Kemudian dari keseluruhan dapur SPPG tersebut, ditargetkan mampu melayani 383.701 penerima manfaat. Dengan rincian 289.839 siswa, dan 93.808 penerima manfaat 3B yaitu Busui (ibu menyusui), Bumi (ibu hamil), dan Balita non-Paud. 

“Jumlah target penerima manfaat tersebut kita ambil dari data Dapodik (Data Pokok Pendidikan) dan dari data Kemendukbangga (Kementrian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga),” sebutnya.  

Sementara untuk saat ini, Hajar mengatakan di Kabupaten Jepara sudah terdapat 35 dapur SPGG. Namun, dari jumlah tersebut baru 27 dapur yang sudah berjalan. Sedangkan 8 dapur SPPG lain, tinggal menunggu waktu launching.  

“Dari 35 dapur yang sudah running ini 27, yang lain tinggal nunggu launching,” katanya. 

Baca Juga: Tak Merasa Terima Dana Pinjaman, Tiga Bidang Tanah Milik Warga Jepara Tiba-Tiba Masuk Proses Lelang 

Kemudian, karena pendirian dapur tersebut menggunakan skema kerjasama antara BGN dengan mitra, Hajar sendiri tidak dapat memastikan kapan seluruh target pendirian dapur tersebut bisa terpenuhi. 

“131 dapur itu untuk mengakomodir seluruh penerima manfaat, tapi nanti kan tergantung mitra. Siap kapannya tergantung mitra,” pungkasnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER