31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Tak Hanya Cantik, Wakil Bupati Bellinda Ternyata Pintar Masak serta Aktif Awasi Dapur MBG

BETANEWS.ID, KUDUS – Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton, rupanya tak hanya dikenal cantik, tetapi juga piawai di dapur. Hal itu terlihat saat dia melakukan inspeksi mendadak (sidak) di salah satu dapur MBG di Kota Kretek. 

Dalam monitoring tersebut, Bellinda terlihat mencoba membuat langsung menu pangsit yang dibuat oleh SPPG Gondangmanis 2. Dia tampak cekatan dan terlihat piawai tanpa mengalami kendala. 

Baca Juga: Reputasi Meningkat, UMK Jadi Pilihan Seribuan Pendaftar Mancanegara

-Advertisement-

Ia mengaku, bahwa pihaknya meskipun sibuk menjalankan tugas pemerintahan, dirinya tetap meluangkan waktu untuk memasak. 

“Kalau untuk mencoba buat pangsit, karena sudah terbiasa, meskipun sibuk, saya tetap masak. Jadi sekali langsung jadi,” ungkapnya, Rabu (24/9/2025).

Pernyataan itu disampaikan saat dirinya meninjau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG yang berada di Ruko Wijaya Royal Residence, Kudus. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momen evaluasi, mengingat distribusi makanan di dapur tersebut sudah berjalan selama tiga minggu.

Dalam tinjauan itu, Bellinda menemukan sejumlah catatan penting, mulai dari adanya buah busuk hingga dapur yang kurang memperhatikan aspek higienitas.

“Saya lihat ada beberapa yang kurang maksimal. Misalnya insect killer tidak tersedia, sehingga lalat banyak. Lalu makanan tidak ditutup. Bahkan ada petugas yang sudah buka telur tapi tidak pakai sarung tangan. Padahal makanan itu siap konsumsi,” jelasnya.

Ia menekankan, dapur MBG wajib memenuhi standar kebersihan, mulai dari penggunaan masker dan sarung tangan, hingga penyediaan alat penunjang seperti insekiller untuk mencegah lalat atau serangga.

“Yang penting kita harus tahu, karena MBG ini bukan cuma buat sendiri, tapi untuk siswa. Imun tiap anak berbeda, jadi kehigienisan harus dijaga,” tegasnya.

Pihaknya yang juga sebagai Ketua Satgas MBG Kudus, Bellinda menegaskan pihaknya rutin melakukan monitoring dan evaluasi, untuk memastikan penyajian menu MBG tetap bersih.

“Kita cek menu yang disajikan, termasuk gizi di setiap porsi. Jadi saya pastikan yang dikonsumsi anak benar-benar gizinya sudah terhitung dan layak,” ujarnya.

Ia menyebut, hingga saat ini, kasus keracunan makanan pada program MBG di Kudus belum pernah terjadi. Meski demikian, Bellinda tetap mengingatkan agar pengelola dapur lebih waspada.

“Penemuan buah busuk memang ada, tapi itu satu dua porsi saja. Mereka sebenarnya sudah berusaha, setiap hari kita evaluasi supaya kejadian semacam itu diminimalisir,” tambahnya.

Baca Juga: Reputasi Meningkat, UMK Jadi Pilihan Seribuan Pendaftar Mancanegara

Saat ini, baru 17 dapur MBG yang beroperasi dari target 83 dapur di seluruh Kudus. Pemkab Kudus terus mendorong percepatan agar program bisa menjangkau lebih banyak sekolah.

“Komitmen untuk penambahan dapur terus kita upayakan. Karena memang belum semua dapat. Harapannya target bisa segera terpenuhi,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER