31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Gegara Ikut Pelatihan Tataboga, PKL CFD Kudus Termotivasi Kembangkan Usaha

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan peserta yang tergabung dalam Pedagang Kaki Lima Car Free Day (PKL CFD) Alun-alun Simpang Tujuh Kudus tampak antusias mengikuti pelatihan tataboga di Aula UPT BLK Kudus.

Banyak dari mereka memilih ikut pelatihan itu untuk menambah wawasan dalam hal masakan hingga penghasilan dalam usaha yang digelutinya. Salah satunya adalah Indah Ekowati (37), PKL CFD di Jalan Jendral Ahmad Yani. 

Baca Juga: Layanan Larasati, Inovasi Dispertan Kudus untuk Kesehatan Hewan, Peternak Antusias

-Advertisement-

Menurutnya, kegiatan positif itu bisa meningkatkan sisi ekonomi dan kreatifitasnya. Mengingat, beberapa menu yang diajarkan dalam pelatihan tataboga yang diselenggarakan paguyuban PKL CFD hari ini, Selasa (26/8/2025) belum pernah ia ketahui.

“Ya senang bisa menambah wawasan. Karena mengikuti kegiatan ini biar supaya lebih pinter memasak dan bisa menambah penghasilan,” sebutnya.

Ia menyampaikan, tak hanya sebagai wawasan, keikutsertaannya dalam pelatihan tataboga itu karena usai dengan hobinya yang suka memasak. Menurutnya, ia dilatih membuat menu odeng dan moci agar ke depannya, menu tersebut bisa menjadi tambahan menu lain yang dijual saat CFD.

“Kalau berjualan CFD, seringnya jualan gado-gado dan nasi pecel. Jadi dengan latihan memasak menu ini bisa dicontoh untuk menambah varian jualan,” ungkap wanita yang berasal dari Desa Ngembalrejo itu.

Hal senada juga diungkapkan oleh peserta lain, yakni Meylia Armandita Putri. Wanita berusia 19 tahun yang juga berjualan saat CFD di Jalan Jendral Ahmad Yani itu mengaku, ikut karena ingin menambah ilmu dan bisa menambah menu jualannya.

Bahkan pihaknya usai mengikuti pelatihan itu akan menambah menu-menu viral yang sedang diminati banyak pelanggan. Seperti contoh menu dessert, tiramisu sodok, termasuk odeng yang diajarkannya dalan pelatihan itu.

“Pokoknya setelah ini saya bakal menambah menu-menu viral saat jualan di CFD, agar banyak pilihan menu yang dapat dipilih konsumen. Dengan begitu ekonomi atau penghasilan bisa meningkat,” terangnya.

Warga Desa Singocandi tersebut mengaku, kesan dalam mengikuti pelatihan itu sangat seru. Apalagi kelompoknya adalah ibu-ibu yang juga antusias.

Baca Juga: Dukung Pembangunan 2 Gedung Baru RSUD Loekmono Hadi, DPRD Kudus Dorong Peningkatan Layanan

Sementara itu, Ketua Paguyuban PKL CFD Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Yanuar Hilmy menambahkan, tidak ada anggaran dari dinas apapun, murni suport dari sponsor swasta, dan BLK suport pinjam pake tempat dan peralatan.

“Tujuannya kegiatan ini untuk memfasilitasi mereka agar lebih inovatif membuat produk jualannya. Maka dari itu, kita selenggarakan dengan menu-menu yang sedang ramai diminati semua kalangan,” ujarnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER