BETANEWS.ID, KUDUS – Pagi itu, para pemudik yang dikarantina di rumah rusun sederhana sewa (rusunawa) Bakalankrapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, tampak keluar dari kamar masing-masing. Secara bergantian, mereka turun ke lantai bawah untuk mengecek kesehatan, terutama tekanan darah dan suhu tubuh.
Di tempat pengecekan, mereka kemudian antri untuk menemui dua relawan dari Akbid Muslimat NU dan satu perawat dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus yang sedang jaga. Setelah lolos skrening, orang dalam pengawasan (ODP) tersebut kemudian berjalan menuju halaman depan Rusunawa. Mereka bersiap untuk senam sambil berjemur.
Salah seorang dokter jaga, dr Setiti mengatakan, aktivitas setiap pagi ODP selain pengecekan tensi darah dan suhu adalah melakukan senam sambil berjemur. Menurutnya, sinar matahari pagi sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 sangat baik untuk mendapatkan vitamin D.
“Vitamin D penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh,” jelasnya saat ditemui di rusunawa, Sabtu (25/4/2020).
Wanita yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap itu menambahkan, vitamin D dapat membuat sel-sel kekebalan tubuh lebih aktif dalam melawan benda asing yang masuk ke tubuh, termasuk Covid-19.
“Bagi orang yang masih sehat, berjemur bisa menjadi salah satu cara mencegah penularan Virus Corona,” jelasnya.
Setiti memberitahukan, dari jumlah 110 ODP yang dikarantina, tidak ada pasien yang memiliki penyakit penyerta berbahaya. Menurutnya, para ODP sehat dan dapat menjalani masa karantina selama 14 hari.
Baca juga: Desa Tambirejo Demak Sediakan Tempat Karantina, Dapat Uang Makan
Selain rutin cek kesehatan, makanan para pemudik juga diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Bahkan selama Ramadan, pihaknya sudah menentukan menu sahur dan buka yang ditempel di beberapa tempat.
Misalnya untuk hari ini, Senin (27/4/2020), menu sahur pemudik yakni perkedel kentang, soto Kudus, tempe goreng dan teh hangat. makanan berbukanya yakni lele goreng, pepes tahu wortel, sop oyong dan soon, sambal, teh hangat dan buah.
Baca juga: Rusunawa Penuh, Pemkab Kudus Alihkan Tempat Karantina ke Hotel Graha Muria
Selain itu, untuk memberi hiburan tambahan pemudik, pemkab juga melengkapi rusunawa dengan wifi. Jadi, mereka bisa mengakses internet gratis selama karantina.
“Ini juga sudah ada wifinya, biar pemudik tidak bosan menjalani karantina,” tutup Setiti.
Editor: Ahmad Muhlisin

