31 C
Kudus
Jumat, Januari 23, 2026

Wisata Menyenangkan di Kudus, Anak Bisa Beri Pakan Hingga Susu untuk Kambing

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pengunjung tampak senang berada di Haidar Farm, sebuah tempat wisata edukasi menyuguhkan hewan ternak kambing jenis sanen peranakan etawa (Sapera). Berlokasi di Dukuh Sumur Bandung RT 4 RW 5, Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, wisata itu langsung jadi buruan para wisatawan.

Apalagi, pengunjung di sana dibebaskan untuk memberi pakan sampai memberi minum susu untuk cemek atau anakan kambing yang berada di sana. Tempat wisata dengan luas lahan sekitar setengah hektar tersebut terdapat beberapa wisata edukasi yang baik untuk pengetahuan anak.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini Sisa-Sisa Era Kolonial di Kabupaten Pati

-Advertisement-

Pengelola wisata Haidar Farm, Panji Nugroho menyampaikan, wisata itu baru berjalan sekitar tiga bulan ini. Meski begitu, antusias pengunjung adanya wisata edukasi tersebut sangat tinggi. Bahkan ada pengunjung jauh-jauh dari Bandung berwisata di sana.

“Alhamdulillah sejauh ini untuk pengunjung tidak hanya dari Kudus, tapi juga dari kabupaten sekitar seperti Pati, Jepara, Demak, dan paling jauh dari Bandung. Ramainya biasanya di hari Sabtu dan Minggu,” bebernya saat ditemui di lokasi, Jumat (8/8/2025).

Ia menuturkan, wisata edukasi itu digagas dengan niat awal untuk memperkenalkan anak usia dini kepada peternakan kambing. Tak hanya itu, niat lainnya supaya masyarakat, utamanya generasi muda bisa beternak kambing, apalagi susu kambingnya juga dapat terserap dipasaran.

“Karena sejak awal usaha yang dirintis 2016 silam ini memang selalu menghasilkan susu. Dan hasil produksi susu kambing ini dipasarkan ke perusahaan di Jogjakarta dan Klaten serta kita jual secara ecer,” terangnya.

Untuk wisata di sana, kata Panji, pengunjung tak perlu membayar harga tiket masuk (HTM). Jika pengunjung berminat untuk memberi minum susu kepada cempe atau anakan kambing disana, satu botolnya cukup bayar Rp10 ribu.

“Tidak hanya untuk diberikan kepada cempe, susu kambing ini juga dapat diminum langsung di lokasi. Jadi memang kita menyediakan susu untuk diberikan ke cemek maupun susu yang untuk dikonsumsi pengunjung,” katanya.

Per satu botol susu baik diberikan ke cemek maupun untuk konsumsi pengunjung, berukuran 250 mililiter. Ia menyebut, produksi susu kambing setiap harinya di Haidar Farm mencapai 40 liter dari 26 kambing yang diperah.

“Kadang dalam sehari 40 liter itu habis untuk pengunjung, terutama di hari Sabtu dan Minggu. Kalau untuk indukan di sini jumlah total ada 60 ekor, sedangkan cempe ada 36-40 ekor,” ujarnya.

Tak hanya mengandalkan wisata edukasi, Haidar Farm untuk memasarkan hasil produksi susunya itu juga dibantu belasan reseller. Menurutnya, meski susu kambing, ia menjamin bahwa rasa susunya tidak berbau ‘prengus’.

Salah satu pengunjung asal Desa Singocandi, Kecamatan/Kabupaten Kudus, Yolan Arum Maulani mengaku senang bisa menikmati wisata edukasi di sana. Datang dengan keluarga dan anak-anaknya, ia ingin mengenalkan dan mengedukasi anaknya.

“Iya sengaja kesini, mumpung anak-anak tidak ada kegiatan di rumah, jadi mumpung di Kudus ada peternakan kambing (yang dibuat wisata) jadi ke sini,” tuturnya.

Baca Juga: Jadi Destinasi Favorit, Ternyata Joglo Dopang Awalnya Mau Dibuat Vila Pribadi

Sempat mencoba dan menikmati susu perah kambing di sana, Yolan mengaku bahwa susu tersebut seperti susu sapi yang tidak ada baunya. Bahkan ia langsung ketagihan, apalagi susu tersebut juga bagus untuk kesehatan.

“Enak sih, gak bau prengus atau gimana, ini pertama kalinya minum susu kambing tapi doyan,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER