BETANEWS.ID, PATI – Jagat media sosial dan grup-grup WhatsApp lokal mendadak ramai dengan kabar mengkhawatirkan. Sebuah pesan berantai menyebar cepat, menyebut adanya dugaan percobaan penculikan siswi di SMP Negeri 8 Pati. Untungnya, aksi mencurigakan itu berhasil digagalkan oleh penjaga sekolah.
Dalam pesan tersebut, disebutkan bahwa peristiwa terjadi sesaat setelah jam pulang sekolah. Seorang siswi yang tengah menunggu jemputan orang tuanya di pinggir jalan tiba-tiba dihampiri dua orang tak dikenal yang turun dari sebuah mobil. Mereka diduga berusaha memaksa korban masuk ke dalam kendaraan.
Baca Juga: Viral 3 Remaja Dikeroyok di Kawasan Alun-alun Pati, Polisi Tangkap 7 Pelaku di Sekolah
Namun, aksi itu langsung dipergoki penjaga sekolah, hingga membuat para pelaku panik dan kabur. Kejadian ini pun menimbulkan kepanikan di kalangan orang tua dan warga, apalagi lokasi SMPN 8 Pati berada di pusat kota yang selama ini dianggap aman.
Menanggapi kabar yang beredar luas, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Andrik Sulaksono, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Dari informasi yang kami terima memang ada kejadian seperti itu tapi belum sampai dibawa sudah ketahuan penjaga,” ujar Andrik, Jumat (1/8/2025).
Pihaknya pun langsung bergerak dengan mengeluarkan imbauan kepada SMPN 8 dan seluruh sekolah lain di wilayah Pati agar meningkatkan pengawasan terhadap siswa, khususnya saat jam kepulangan.
“Kami harap pihak sekolah dapat meningkatkan pengawasan saat jam kepulangan sekolah. Meski kami berharap kejadian itu tak terulang kembali,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Pati Kota, IPTU Heru Purnomo menyatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan atas isu tersebut. Saat ini tim dari kepolisian tengah melakukan pendalaman untuk memastikan kebenarannya.
Baca Juga: Tawuran Gangster Pecah di Sukolilo, Polisi Ciduk Remaja yang Bawa Celurit Sepanjang 1,5 Meter
“Kami lakukan pendalaman terlebih dahulu,” ucapnya.
Dengan maraknya kabar ini, para orang tua diimbau untuk tidak hanya waspada, tapi juga memastikan anak-anak mereka dijemput tepat waktu.
Editor: Haikal Rosyada

