31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Dandim 0722/Kudus Ikut Turun Langsung Bangun Jalan Desa Kandangmas

Suara molen menyeruak di tengah hamparan ladang di lereng Gunung Patiayam, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Di tengah terik matahari, Dandim 0722/Kudus, Letkol Inf. Hermawan Setya Budi bersama puluhan prajurit TNI membaur bersama warga bergotong-royong membangun jalan desa.

Bahkan, Dandim 0722/Kudus dengan seragam TNI lengkap tampak ikut memasukan material pasir dan batu koral ke dalam molen untuk diaduk jadi beton. Cuaca terik dan baju kotor karena kecipratan adonan beton dan pasir pun tak jadi halangan.

Para prajurit yang melihat semangat komandannya pun jadi terlecut. Bagitu juga para masyarakat, mereka tak kalah semangat dalam pembangunan jalan desa tersebut. Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari kegiatan TNI manunggal bersama rakyat nyata terlihat di TMMD Reguler ke-125 di Desa Kandangmas.

-Advertisement-

Baca juga: Pembukaan TMMD Reguler ke-125 Kudus Tahun 2025 Berlangsung Sangat Meriah  

Dandim 0722/Kudus, Letkol Inf. Hermawan Setya Budi menyampaikan, saat ini para prajurit tengah bergotong-royong bersama warga untuk pembangunan Jalan Desa. Pembangunan jalan dengan dilakukan betonisasi sepanjang 1,2 kilometer dan lebar tiga meter, sementara ketebalan beton 15 sentimeter.

“Jalan yang dibangun merupakan Jalan Usaha Tani (JUT). Diharapkan setelah dilakukan betonisasi para petani nantinya akan lebih mudah mengangkut hasil panennya, karena sudah bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujar Letkol Hermawan, Jumat (25/7/2025).

Sebelum dilakukan betonisasi, ungkapnya, jalan tersebut masih berupa tanah. Sehingga ketika musim hujan para petani tak bisa mengangkut hasil panennya dengan menggunakan kendaraan.

“Mereka harus memanggul hasil panen secara manual hingga ke jalan yang sudah beraspal. Jaraknya bisa hampir satu kilometer. Oleh karena itu, di kegiatan TMMD Reguler ke -125 di Desa Kandangmas, jalan ini kita bangun dan dibeton,” bebernya.

Selain sebagai JUT, jalan yang dibangun merupakan penghubung antara dua dua dukuh di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe. Ketika jalan dibangun, maka mobilisasi warga dari kampung satu ke kampung lainnya tidak lagi terkendala.

“Sebab jalan yang dibangun adalah akses utama. Jika tidak dibangun, warga akan memutar lebih jauh lagi untuk ke kampung sebelah. Ketika hujan jalannya licin dan membahayakan. Tentunya setelah dibangun akan berdampak positif bagi warga,” jelasnya.

Letkol Inf. Hermawan berharap, pembangunan jalan ini tidak ada kendala dan bisa selesai tepat waktu, yakni pada tanggal 21 Agustus 2025. Dalam pembangunan jalan tersebut melibatkan 230 orang.

“Terdiri dari prajurit TNI, masyarakat setempat dan stakeholder yang lain,” rincinya.

Ia juga menegaskan, tidak ada jarak dan tak ada beda antara TNI dan rakyat. Tidak ada eksklusifitas, semua berbaur dengan rakyat di segala elemen.

Baca juga: Sumringahnya Warno Dapat Bantuan Kaki Palsu, Puluhan Tahun Bertahan Satu Kaki

“Tidak ada jarak dan sekat antara TNI dan masyarakat. Karena TNI dari rakyat untuk rakyat. Kita bekerja bersama rakyat dan hasilnya bisa dinikmati oleh rakyat,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu petani setempat yakni Maturi (62) mengaku senang dibangunnya JUT tersebut. Menurutnya, pembangunan tersebut akan berdampak positif bagi perekonomian para petani.

“Dengan dibangunnya jalan ini, kami tidak akan lagi kesusahan mengangkut hasil panen. Kami bisa menekan biaya panen, sebab tak perlu lagi membayar ongkos tukang panggul. Semoga jalannya kuat dan awet,” harap petani singkong dan empon-empon tersebut. 

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER