BETANEWS.ID, KUDUS – Kompetisi Liga 2 musim 2025/2026, Persiku Kudus bakal diperkuat oleh beberapa pemain asing. Jajaran direksi dan pelatih pun mulai menentukan kriteria pemain asing yang bakal jadi punggawa tim berjuluk Macan Muria tersebut.
bersiap menambah amunisi baru dengan membidik tiga pemain asing untuk memperkuat skuad. Rekrutmen ini merupakan bagian dari pembenahan skuad menyeluruh usai hasil evaluasi musim lalu.
Baca Juga: Siapkan Dana Rp15 M di Musim 2025/2026, Mimpi Direksi Bawa Persiku Kudus Lolos Liga 1
Direktur Utama PT Relasi Sport Muria Kudus (Resmi) yang menaungi Persiku, Amirul Fuad menyampaikan, terkait pemain asing pihaknya kini masih dalam tahap video analisis. Hal itu dilakukan guna mengetahui performa para pemain yang diincar.
“Pemain asing yang kami incar diutamakan yang sudah pernah bermain di Indonesia. Baik di Liga 1 maupun Liga 2. Hal ini penting agar mereka sudah terbiasa dengan atmosfer sepak bola Indonesia dan adaptif dengan cuaca tropis,” ujar Fuad kepada Betanews.id di Stadion Wergu Wetan, belum lama ini.
Adapun posisi yang menjadi prioritas perekrutan pemain asing, lanjut Fuad, adalah penyerang, gelandang, dan bek. Menurutnya, ketiga posisi tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan daya saing Persiku di musim mendatang.
“Yang jelas, hasil evaluasi musim lalu jadi pelajaran. Kami tak mau mengulang kesalahan dalam merekrut pemain asing yang belum terbiasa dengan karakter liga kita. Pengalaman musim lalu menunjukkan bahwa adaptasi jadi faktor penting,” tambah Fuad.
Terkait beredarnya kabar soal pemain asal Brasil, Renan Silva merapat ke Persiku, Fuad menuturkan, bahwa kabar tersebut tidak benar. Namun, ia mengakui bahwa sang pemain pernah melakukan direct massage (DM) ke akun media sosialnya.
“Kemarin memang ada yang DM ke saya langsung. Tapi, setelah diskusi dengan pelatih, kami mempertimbangkan opsi lain karena di rentang gaji yang sama, masih ada beberapa pemain asing yang lebih menjanjikan dari segi performa,” jelasnya.
Dia mengungkapkan, untuk perekrutan pemain asing pihaknya juga bekerjasama dengan sejumlah agen pemain. Sejauh ini juga sudah ada beberapa nama yang ditawarkan.
“Di antaranya mantan pemain asing dari klub Persipal Palu, PSMS Medan, dan Persipa Pati. Tapi semuanya masih dalam penjajakan dan belum ada yang resmi dikontrak,” sebutnya.
Di luar pemain asing, Persiku saat ini juga sedang melaksanakan proses seleksi pemain lokal. Tercatat sudah ada 14 pemain yang sudah menandatangani pra-kontrak.
“Pra-kontrak berarti mereka sudah terikat dengan Persiku dan tidak boleh membuat kesepakatan dengan klub lain. Namun, mereka baru akan resmi dikontrak setelah lolos tes fisik di lapangan,” terangnya.
Baca Juga: Pimpin Seleksi Pemain, Alfiat Resmi Jadi Pelatih Persiku Musim 2025-2026
Tes fisik tersebut dijadwalkan digelar pada akhir Juni. Hal ini sebagai bentuk penyaringan ketat usai pengalaman musim lalu, di mana ada pemain yang secara medis dinyatakan sehat, namun gagal menunjukkan performa fisik optimal saat latihan lapangan.
“Tes fisik ini untuk memastikan pemain benar-benar siap secara performa, bukan hanya hasil cek medis. Karena pengalaman musim lalu, ada pemain yang bagus hasil medisnya tapi tak mampu mengikuti ritme latihan,” tandas Fuad.
Editor: Haikal Rosyada

