31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Ditemukan Tanpa Busana, Mayat Membusuk di Pantai Misik Tayu Ternyata Perempuan Berusia 40 Tahun

BETANEWS.ID, PATI – Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman terkait dengan penemuan mayat misterius di kawasan mangrove Pantai Misik, Desa Keboromo, Kecamatan Tayu, Pati pada Jumat (13/6/2025).

Berdasarkan hasil temuan sementara, terungkap bahwa mayat yang ditemukan tanpa busana dan sudah dalam kondisi membusuk tersebut adalah seorang perempuan. Sedangkan untuk usianya diperkirakan sekitar 40 tahun, dengan tinggi badan sekitar 160 centimeter.

Baca Juga: Mayat Misterius Ditemukan Membusuk di Pantai Mangrove Keboromo Tayu

-Advertisement-

Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto mengatakan, saat ditemukan, kondisi jasad sangat memprihatinkan. Tidak ditemukan pakaian atau busana apapun yang melekat.

“Ini mengindikasikan kemungkinan ia hanyut atau terendam dalam waktu lama, ” ujar Kapolsek Tayu, Jumat (13/6/2025).

Lebih lanjut Kapolsek menyampaikan, diperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari dua minggu sebelum ditemukan. Beberapa bagian tubuh seperti kulit kepala yang terkelupas hingga terlihat tengkorak, serta kedua telapak tangan dan kaki yang hanya menyisakan tulang, menurutnya menjadi bukti kuat lamanya jasad terendam air.

Meski begitu, dalam pemeriksaan awal, tim medis tidak menemukan tanda-tanda adanya kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Hal ini kata Kapolsek, mengindikasikan bahwa kematian korban dimungkinkan disebabkan oleh faktor lain. Seperti halnya tenggelam atau sebab alamiah di laut.

“Meskipun hal ini masih memerlukan pendalaman lebih lanjut. Ciri lain yang tercatat adalah gigi depan atas korban yang telah tanggal, ” ungkapnya.

AKP Aris Pristianto menegaskan, bahwa pihak kepolisian kini tengah berupaya mengungkap identitas mayat misterius itu. Dalam 3×24 jam ke depan, menurutnya jasad akan disemayamkan di RSUD Soewondo Pati. Hal ini menunggu apabila ada keluarga atau pihak yang mengenali dan mencari keberadaan korban.

“Jika dalam kurun waktu tersebut tidak ada pihak keluarga yang melapor, maka jasad akan dimakamkan oleh pihak rumah sakit sesuai prosedur yang berlaku. Ini merupakan langkah terakhir untuk memastikan penanganan yang layak bagi jenazah tanpa identitas, ” sebutnya.

Polresta Pati mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa, untuk segera menghubungi pihak kepolisian terdekat atau RSUD Soewondo Pati.

“Bantuan masyarakat sangat diharapkan untuk membantu proses identifikasi dan memberikan kepastian bagi keluarga yang mungkin tengah mencari, ” ucapnya.

Kapolsek Tayu menyebut, pnemuan mayat bermula saat dua nelayan lokal, Suntoro (46) dan Sarjono (55), warga RT 2 RW 1 Desa Keboromo melakukan aktivitas rutin seperti biasanya.

Sekitar pukul 05.15 WIB, saat fajar menyingsing, pandangan mereka terhenti pada sebuah objek mencurigakan di antara akar-akar bakau. Objek itu, yang semula dikira batang kayu atau sampah besar, ternyata adalah sesosok tubuh manusia.

Baca Juga: Gara-gara Ulah ODGJ, Balai Desa hingga Mobil di Batangan Nyaris Ludes Terbakar

AKP Aris Pristianto menjelaskan, bahwa kedua nelayan itu segera menyadari bahwa yang ada di hadapan mereka adalah mayat. Tanpa membuang waktu, mereka bergegas kembali ke daratan untuk melaporkan kejadian itu kepada Kepala Desa Keboromo. Informasi ini kemudian diteruskan ke pihak Polsek Tayu.

“Sekitar pukul 06.00 WIB, tim gabungan dari Polsek Tayu, Satuan Polairud, dan Unit Inafis Polresta Pati, tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan evakuasi. Jasad perempuan tersebut kemudian segera dibawa ke instalasi kamar jenazah RSUD Soewondo Pati untuk dilakukan visum luar, ” pungkasnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER