BETANEWS.ID, PATI – Bencana banjir rob mengancam sejumlah wilayah pesisir di Kabupaten Pati yang berada di sepanjang pantai utara. Kondisi ini seperti banjir rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Pati, selama 20 hari lebih ini.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, Martinus Budi Prasetya. Menurutnya, ancaman banjir rob ini bisa saja terjadi karena sejumlah faktor.
Baca Juga: DKKP Jepara Terjunkan Puluhan Anggota Pantau Pemotongan Hewan Kurban Selama Empat Hari
“Rob juga menjadi ancaman seperti yang terjadi di Tunggulsari Tayu. Karena air kiriman dari atas tidak masuk ke laut karena di laut ada peningkatan pemurkaan tinggi air laut atau kita kenal dengan banjir pesisir atau rob. Jadi permasalahannya komplek. Hujan masih tinggi di wilayah gunung, di sini lain ancaman bencana rob masih ada di pantai utara Pati,” ujarnya.
Martinus menjelaskan, rob mengancam sejumlah wilayah mulai dari Kecamatan Batangan hingga Dukuhseti. Bencana itu pun diprediksi bisa terjadi kapan saja.
“Rob potensinya tetap. Dari mulai Cangaan ( Batangan) sampai Puncel (Dukuhseti) . Itu ada potensi bahaya rob. Jadi sewaktu-waktu air laut di pantai utara Pati, panjang kita sampai 60 kilometer, panjang garis pantai kita, itu baik untuk waspada bahaya rob ini,” ungkapnya.
Menurutnya, bencana rob perlu diwaspadai. Mengingat dampaknya sangat serius. Seperti yang terjadi di Desa Tunggulsari yang mengakibatkan ratusan hektar tambak terendam.
“Karena ini kerugiannya luar biasa. Seperti di Tunggulsari kemarin itu Pak Inggi melaporkan budidaya ikan nila salin yang sudah berjalan akhirnya musnah karena waktu banjir kiriman air dari arah gunung ini. Sampai miliaran kerugiannya,” ujarnya.
Baca Juga: Selama Lima Bulan, Target Investasi Jepara Baru Terealisasi 29,69 Persen
Menindaklanjuti ancaman rob ini, lanjut Martinus, perlu tindakan antisipasi bersama. Salah satunya lewat penanaman Mangrove.
“Antisipasi ke depan harus bersama-sama, tidak hanya BPBD, tapi juga dengan OPD yang lain. Karena rob, resiko pengurangan bahaya pengurangan rob ini bisa kita usahakan lewat tanaman Mangrove di sepanjang pantai utara,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

