Canda Gubernur Jateng saat Kata Mutiara Bupati Sudewo Dapat HAKI 

BETANEWS.ID, PATI – Dua kata mutiara Bupati Pati Sudewo mendapatkan hak paten atas Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. 

Dua kata bijak dari Sudewo itu adalah “Satu tetes keringat orang tuamu, harus kau hargai untuk menjemput masa depanmu”. Kemudian, satu lagi yaitu “Nilai yang kau dapat harus kau pertanggungjawabkan terhadap ilmu yang kau kuasai”.

Baca Juga: Sudah Sepekan Banjir Rob Terjang Desa Tunggulsari Tayu

-Advertisement-

Pemberian sertifikat hak paten itu diserahkan kepada Sudewo oleh perwakilan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual di Pendapa Kabupaten Pati pada Selasa (27/5/2025). Hadir pada kesempatan itu, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah , Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maemoen. 

Usai penyerahan sertifikat itu, kemudian Gubernur  Jateng memberikan sambutan di hadapan tamu undangan yang hadir pada acara Silaturrahmi Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng dengan Tokoh Masyarakat Kabupaten Pati. 

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi sempat merespon atas pemberian HAKI untuk kata kata mutiara dari Bupati Pati Sudewo. Dengan nada bercanda, Luthfi menyampaikan kalau slogan “Ngopeni, Ngelakoni” yang digaungkan pada lemilihan kepala daerah (Pilkada), bisa juga dipatenkan sebagai kekayaan intelektual. 

“Kekayaan intelektual mewakili saya bersama Gus Yasin ini, mendapatkan 11 juta suara. Setuju?,” sontak hal itu dijawab kompak dengan kata setuju oleh tamu yang ada di Pendapa. 

“Tidak-tidak, itu guyon, guyon, ” ucapnya. 

Ahmad Luthfi menyebut, bahwa slogan Ngopeni dan Ngelakoni tersebut merupakan kekayaan intelektual. Yakni bagaimana ngopeni itu, tahu bagaimana permasalahan-permasalah saat itu. 

“Jadi siapapun yang jadi pemimpin, siapapun yang jadi Gubernur, siapapun yang akan menjadi Bupati, dia harus ngopeni. Tahu masalah, seperti Pak Dewo ini,” imbuhnya. 

Kemudian katanya, juga harus bisa ngelakoni atau menjalankan. Yakni, kalau sudah tahu permasalahan masyarakat, pemimpin harus punya solusi. Pemimpin juga harus bisa menyelesaikan pekerjaan, di mana pun itu. 

“Itu mengangkat saya dan Gus Yasin mendapatkam 11.750.000 suara. Minta doa restu saya dan Gus Yasin amanah, ” harapnya. 

Sebelumnya, Bupati Pati Sudewo mengatakan, pemberian hak cipta ini membuktikan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Pati di bawah kepemimpinannya.

“Barangkali di seluruh Indonesia yang punya hak paten di bidang pendidikan hanya bupati Pati. Ini satu pertanda bahwa Kabupaten Pati akan mampu mewujudkan sumber daya manusia yang unggul,” ujar Sudewo dalam pidatonya. 

Baca Juga: Respon Kenaikan PBB 250 Persen, IKA PMII Pati Dirikan Posko Aduan Online

Bupati berharap, kata-kata mutiara yang disampaikan tersebut bisa menjadi pedoman bagi seluruh guru, orangtua, dan juga anak-anak sekolah untuk dijadikan motivasi.

“Dan ini merupakan satu bentuk komitmen kita bersama akan bekerja keras dan tulus melakukan langkah nyata untuk mewujudkan warga Kabupaten Pati yang meminta SDM unggul dan berkarakter,” pungkasnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER