31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

UMK Klaim Kebanjiran Peminat Mahasiswa Asing dari Penjuru Dunia

BETANEWS.ID, KUDUS – Universitas Muria Kudus (UMK) mulai menunjukkan eksistensinya di kancah internasional. Pada tahap pertama penerimaan mahasiswa tahun ini, UMK mengklaim mendapat lonjakan peminat hingga lebih dari 390 mahasiswa asing dari berbagai negara.

Rektor UMK, Prof. Dr. Darsono, menyampaikan antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa kampus yang berlokasi di Kabupaten Kudus itu mulai dilirik secara global. 

Baca Juga: Akselerasi Pembentukan Kopdes Merah Putih, 38 Desa di Kudus Sudah Kantongi Badan Hukum

-Advertisement-

“Ternyata di tahap pertama penerimaan mahasiswa asing, kami diserbu oleh 390 lebih mahasiswa dari seluruh dunia. Artinya, kita tidak hanya dikenal di dalam negeri, tapi kita sudah mulai dikenal secara internasional,” ungkapnya usai mewisuda 1.044 mahasiswa, Rabu (21/5/2025).

Mahasiswa yang berminat mengenyam pendidikan di UMK, kata Prof. Darsono, berasal dari negara-negara yang cukup beragam. Mulai dari Nigeria, Maroko, Kazakhstan, Thailand, Filipina, Malaysia, Timor Leste, dan sebagainya.

Ia menyebut, ketertarikan mahasiswa luar negeri terhadap UMK tak lepas dari reputasi dan rekam jejak prestasi yang telah ditorehkan kampus di tingkat internasional.

“Alasan ketertarikan mereka tentu karena melihat trek prestasi dan reputasi kami di tingkat global. Itu pasti menjadi pertimbangan mereka, untuk belajar di sini,” ujarnya.

Prof. Darsono mengakui, pada awalnya UMK berupaya mendorong minat mahasiswa asing dengan menyediakan berbagai jenis beasiswa, baik biaya hidup maupun pendidikan. Namun dengan membludaknya pendaftar, UMK kini sedang menata ulang sistem pendanaan beasiswa.

“Kami harus atur ulang, mana yang full beasiswa, mana yang separuh, dan mana yang mandiri. Karena keterbatasan, kita perlu mengelolanya bersama agar tetap berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga: Rudapaksa Anak Tiri Puluhan Kali, Pria di Kudus Diamankan Polisi

Selain mahasiswa asing, penerimaan mahasiswa baru UMK juga terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun lalu, jumlah mahasiswa baru mencapai sekitar 3.400an orang. Setelah ditambah dengan program Pendidikan Profesi Guru (PPG), jumlahnya naik menjadi 4.400an mahasiswa.

“Tahun ini kami bahkan mendapat ploting Program PPG (Pendidikan Profesi Guru) dari Dirjen GTK (Direktorat Jendral Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru) sebanyak 1.800-an. Ini tentu jadi tantangan sekaligus peluang bagi UMK untuk terus berkembang,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER